Angka Reproduksi COVID-19 di Bawah Satu, RI Siap Lepas Masker? Begini Kata Pakar
AFP/Adek Berry
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Tren penurunan wabah COVID-19 Indonesia tentu begitu disorot, termasuk soal angka reproduksinya (Rt) yang sudah di bawah satu. Lalu siapkan RI melepas masker dalam aktivitas sehari-hari?

WowKeren - Pemerintah menilai pandemi COVID-19 di Indonesia sudah mulai terkendali. Ditandai dengan nihilnya zona merah COVID-19, semakin berkurangnya wilayah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, hingga yang belakangan disorot adalah angka reproduksi efektif virus (R-rate atau Rt) di bawah satu, tepatnya 0,98.

Namun sebenarnya, apakah pandemi COVID-19 sudah benar-benar terkendali dengan parameter seperti itu? Dua epidemiolog secara kompak menyebut bahwa angka reproduksi bukan pertanda wabah COVID-19 sudah terkendali.

"Rt kurang dari satu berarti ada pelambatan penularan, saya setuju. Tapi itu bukan berarti wabah menjadi terkendali," jelas Epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko, dikutip dari BBC Indonesia, Kamis (23/9).

Sedangkan Epidemiolog Universitas Airlangga, Windhu Purnomo menjelaskan Rt bisa menjadi parameter wabah "relatif terkendali" bila terjadi secara konsisten selama 28 hari berturut-turut. Sedangkan penurunan angka Rt saat ini tidak serta-merta membuat pandemi terkendali.


"Contoh banyak negara, Singapura di utara, Australia di selatan. Mereka berhasil menurunkan Rt, tapi tiba-tiba naik lagi kan," imbuh Windhu.

Namun sebenarnya, dengan situasi perkembangan wabah COVID-19 seperti sekarang, mungkinkah Indonesia melepas masker dalam waktu dekat? Sebab diketahui pemerintah mengimbau masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan dengan mengenakan masker dobel demi terhindar dari paparan COVID-19.

Tak main-main, Tri Yunis memprediksi baru akan terjadi beberapa tahun ke depan. "Mungkin dua hingga tiga tahun lagi. Sekarang saja kita masih wabah, belum masuk ke eliminasi," tutur Tri Yunis, merujuk pada fase pandemi, eliminasi, dan eradikasi dalam pengendalian wabah.

Sedangkan Windhu menyebut melepas masker adalah tahap terakhir ketika situasi pandemi benar-benar terkendali. Dan itu baru bisa tercapai apabila Indonesia terus memperbaiki dari beberapa aspek, termasuk testing, tracing, dan treatment pasien COVID-19.

"Jika bisa dilakukan, saya kira kita mungkin bisa membuka masker seperti di negara lain. Kalau sekarang? Belum bisa dong," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts