Ternyata Punya Trauma Masa Kecil, Rahmawati Kekeyi Akui Benci Sang Ayah Kandung
Instagram/rahmawatikekeyiputricanti
Selebriti

Rahmawati Kekeyi terang-terangan mengaku benci terhadap sosok sang ayah kandung. Yang mana, Kekeyi mengatakan sempat menjadi bahan bullying teman-teman hingga membuatnya trauma.

WowKeren - Tak banyak yang tahu, Rahmawati Kekeyi faktanya memiliki trauma masa kecil. Yang mana, Kekeyi menyimpan kesedihan yang mendalam setiap kali mengenang masa kecil dan sosok ayah kandungnya.

Kekeyi mengaku sang ayah kandung telah meninggalkannya dan ibunda tercinta sejak kecil. Kekeyi kemudian merasa kesal lantaran sosok ayah kandungnya kini tiba-tiba saja muncul di antara keluarganya.

"Itu sebenernya buat orang yang dia udah pergi dari kecil ninggalin aku sama Mama aku, dia udah ngilang, gak tahu kemana, dia tiba-tiba nge-dm Mama aku," ungkap Kekeyi saat menjadi bintang tamu "Pagi Pagi Ambyar" Trans TV. "Aku sekarang udah sampai titik ini itu gak gampang gitu, terus dia nyamperin hidup aku, emosi gitu loh aku."

Kekeyi mengatakan sang ayah telah meninggalkannya sejak usianya masih balita yakni tiga tahun. Kekeyi pun mengklaim sang ayah seolah tak memiliki dosa lantaran tiba-tiba kembali muncul ke dalam kehidupannya.

"Ayah aku, ayah kandung aku, dari aku lahir, aku kurang tahu mungkin sekitar umur tiga tahunan," terang Kekeyi. "Terus dia chat Mama aku kemarin, kenapa udah lama ninggalin aku terus dateng lagi, seakan-akan gak berdosa gitu."


Kekeyi tak menampik sangat membenci sosok sang ayah kandung. Bukan lagi kecewa, Kekeyi bahkan sudah tak mau bertemu dengan sang ayah.

Yang mana karena sang ayah lah, Kekeyi mengaku menjadi bulan-bulanan teman sekolahnya. Bila sang ayah tak pergi, Kekeyi meyakini tak akan menjadi bahan bullying sejak kecil.

"Aku malah benci, aku benci dengan sosok Ayah, benci sih kak, kalau kecewa enggak, kalau benci iya," ujar Kekeyi. "Ini semuanya kalau misalnya Ayah aku ada di sini ada di samping aku dari kecil, mungkin aku SD, SMP, gak pernah di-bully kak."

Bahkan Kekeyi sampai mendatangi psikiater untuk menghilangkan rasa trauma masa kecilnya. Meski bersedia memaafkan, Kekeyi mengaku tak akan bisa menerima kembali sosok sang ayah.

"Sampai aku ke psikiater, untuk aku hilangin trauma yang sangat-sangat pedih dari kecil aku ditinggal Mama aku, aku sampai nangis di kamar mandi," pungkas Kekeyi. "Untuk memaafkan sih aku memaafkan karena dia orangtua aku di sisi lain, tapi untuk menerima dia kembali enggak."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts