COVID-19 Mulai Terkendali, RI Siap Gelar Konser dan Agenda Besar Lain? Begini Kata Satgas
AFP
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Satgas COVID-19 membuka kemungkinan penyelenggaraan agenda besar seperti konser, pesta, konferensi, sampai acara olahraga meski Indonesia masih di tengah pandemi.

WowKeren - Tanda-tanda terkendalinya wabah COVID-19 di Indonesia memang terus terlihat meski setiap harinya tetap ada kasus baru yang dikonfirmasi. Meski demikian, Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan agar warga tidak senang-senang berlebihan dengan situasi ini, apalagi karena Indonesia masih dibayangi datangnya gelombang ketiga kemungkinan pada Desember mendatang.

Meski demikian, pemerintah juga memberi restu untuk melonggarkan beberapa pembatasan. Termasuk kemungkinan menggelar agenda-agenda besar seperti festival konser, konferensi, pameran dagang, acara olahraga, pesta, hingga acara pernikahan yang besar, meski masih pandemi COVID-19.

Hal ini sebagaimana disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito pada Jumat (24/9). Namun Wiku menegaskan, izin penyelenggaraan agenda besar ini baru bisa diturunkan apabila kasus COVID-19 tetap terkendali serta tentu saja penyelenggara kegiatan berkomitmen untuk mengutamakan protokol kesehatan.

"Ke depannya tidak menutup kemungkinan kegiatan besar selanjutnya akan diizinkan," tutur Wiku dalam siaran persnya di covid19.go.id. "Selama kasus terkendali dan kesiapan serta komitmen penyelenggara mengutamakan kesehatan dan keselamatan."


Wiku pun mencontohkan dua kegiatan besar yang siap digelar Indonesia dalam waktu dekat. Yakni pertandingan sepak bola Liga 1 dan Liga 2, serta yang terdekat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dibuka pada 2 Oktober 2021 mendatang.

"Penyelenggaraan keduanya telah didiskusikan berbagai pihak, baik pemerintah, para pakar, dan beragam asosiasi melalui penilaian risiko dan prasyarat pelaksanaan acara yang tepat," terang Wiku. "Karena (yang) perlu dicegah ialah di mana ada interaksi antarmanusia dalam sebuah kegiatan, maka peluang penularan virus antarmanusia timbul."

Wiku menerangkan, ada 6 faktor risiko penularan COVID-19 selama acara besar berlangsung. Yang pertama kondisi COVID-19 di daerah tempat acara berlangsung. Lalu yang kedua potensi penularan selama acara berlangsung.

"Ketiga, durasi acara. Semakin lama kegiatan diikuti individu, maka risiko penularan semakin tinggi," imbuh Wiku. Risiko akan semakin tinggi apabila ada kontak fisik seperti berjabat tangan yang terjadi selama acara.

Lalu keempat adalah tata kelola acara, seperti soal sirkulasi udara di dalam venue. Kemudian kelima adalah jumlah partisipan, di mana semakin besar tentu saja potensi penularan semakin tinggi. Sedangkan yang terakhir adalah pelaku partisipan terutama untuk yang belum divaksin dan tidak bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts