Menko PMK Ungkap Penonton PON XX Papua Dibatasi 25 Persen Dan Harus Sudah Divaksin Penuh
kemenkopmk.go.id/Dwi Prasetya
Nasional
PON XX Papua 2021

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, jumlah penonton PON XX Papua maksimal 25 persen dari kapasitas venue.

WowKeren - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan dibuka pada 2 Oktober 2021 mendatang. Pemerintah memutuskan untuk membatasi jumlah penonton yang hadir di arena pertandingan PON XX Papua mengingat pandemi COVID-19 masih terjadi.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, jumlah penonton PON XX Papua maksimal 25 persen dari kapasitas venue. Para penonton juga sudah harus menerima dosis kedua vaksin COVID-19. Muhadjir juga berpesan agar pihak penyelenggara dapat mengantisipasi kerumunan penonton selama pembukaan PON dan pertandingan tim tuan rumah.

"Sesuai persyaratan 25 persen penonton dari kapasitas venue dan penonton harus sudah mendapatkan vaksin dosis kedua," papar Muhadjir dia Jakarta, Senin (27/9). "Saat ini Kemenkes bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan Polri sedang melakukan percepatan jangkauan vaksin dengan target di atas 70 persen hingga akhir September 2021 di seluruh lokasi event PON."

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta agar penonton PON XX Papua yang hadir secara langsung dipastikan benar-benar dalam kondisi sehat. Dengan demikian, penyelenggaraan PON XX Papua tidak akan menjadi klaster penularan COVID-19.


"Kami berkoordinasi bagaimana penggunaan (aplikasi) PeduliLindungi ataupun alat skrining lainnya yang bisa bersifat manual untuk memastikan agar penonton yang masuk dibatasi 25 persen adalah penonton yang memang secara kesehatan aman dan tidak menularkan atau membuat klaster baru di acara PON ini," papar Budi.

Menurut Budi, saat ini sebanyak 62,7 persen warga di lima kota/kabupaten penyelenggara PON XX Papua sudah menerima vaksinasi dosis pertama. Sedangkan yang sudah menerima vaksinasi COVID-19 dosis kedua mencapai 39 persen.

"Sudah vaksinasi dosis pertama sebesar 406.531, jadi 62,7 persen. Vaksin keduanya sudah dilakukan di 253.474 orang atau 39 persen," terang Budi.

Adapun pemerintah menargetkan vaksinasi COVID-19 kepada hingga 648.622 orang di lima kota penyelenggara PON XX Papua tersebut. Kelima daerah yang dimaksud adalah Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika, Merauke, dan Keerom.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts