Pertandingan PON XX di Papua tampaknya telah mulai digelar. Pada Kamis (30/9) hari ini, peserta PON XX memperebutkan 14 medali emas dari 4 cabang olahraga (cabor).
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 30 September 2021 - 12:04 WIB
WowKeren - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang bakal digelar pada 2 hingga 15 Oktober 2021 di Papua itu telah siap dilaksanakan. Pembukaan PON XX bakal secara resmi dilaksanakan pada 2 Oktober nanti. Pada pembukaan tersebut, dikabarkan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara langsung.
Sementara itu, sebanyak 14 medali emas akan diperebutkan pesarta PON XX Papua pada Kamis (30/9) hari ini. Adapun 14 medali emas tersebut diperebutkan dari 4 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.
Adapun rinciannya adalah 6 keping medali emas pada cabor Judo. Judo menjadi cabor terbanyak perebutan medali emas. Kemudian sepatu roda akan memperebutkan empat medali emas. Lalu ada juga cabor panjat tebing dan wushu yang masing-masing akan mempertandingkan dua nomor perebutan medali emas.
Berdasarkan data Posko Headquarter Panswasrah, klaster Kabupaten Jayapura, akan menggelar beberapa pertandingan dari 6 cabor yakni kriket, gantole, bisbol, panahan, muaythai, dan polo air. Sedangkan di klaster Kota Jayapura akan menggelar pertandingan 9 cabor yakni dayung, paralayang, sepak takraw, bisbol, sofbol, tenis, sepatu roda, bola voli indoor, dan sepak bola.
Kemudian pada klaster Mimika, akan menggelar pertandingan dari cabor terbang layang, judo, panjat tebing, dan bola basket 5x5. Sementara untuk klaster Kabupaten Merauke hanya ada satu cabor yang akan dipertandingkan adalah wushu.
Berikut jadwal pertandingan 4 cabor yang memperebutkan 14 medali emas:
- Sepatu Roda dimulai pada pukul 10.30 WIT-17.30 WIT (8.30 WIB-15.30 WIB)
- Wushu dimulai pada pukul 09.00-14.00 WIT (07.00-12.00 WIB)
- Judo dimulai pada pukul 08.00-17.00 WIT (06.00-15.00 WIB)
- Panjat Tebing dimulai pada pukul 08.00-13.00 WIT (06.00-11.00 WIB)
Mengingat pertandingan PON XX di Papua kali ini masih dalam situasi pandemi COVID-19, pihak penyelenggara telah menerapkan kebijakan protokol kesehatan. Pemerintah pun telah membatasi jumlah penonton yang hadir menyaksikan secara langsung yakni hanya 25 persen dari kapasitas dan harus sudah divaksin COVID-19.
(wk/tiar)