Pemerintah Terapkan Uji Coba PPKM Level 1 Di Blitar, Capaian Vaksinasi Lansia Jadi Indikator Utama
pixabay.com
Nasional
PPKM Darurat

Kota Blitar jadi satu-satunya wilayah yang saat ini menerapkan uji coba new normal PPKM Level 1. Kemenkes pun memaparkan indikator yang membuat pemerintah memutuskan hal tersebut.

WowKeren - Pemerintah saat ini menerapkan uji coba new normal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 Jawa-Bali di Kota Blitar. Kota Blitar menjadi satu-satunya wilayah yang menerapkan PPKM Level 1.

Tenaga Ahli Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Monica Nirmala menyebut bahwa indikator utama pemerintah melaksanakan uji coba new normal PPKM level 1 di Blitar itu adalah capaian vaksinasi COVID-19 kelompok lanjut usia atau lansia. Hal ini disampaikan Monica usai berdiskusi dengan Wali Kota Blitar, Santoso dan juga Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan, serta Dandim 0808/Blitar, Letkol Info Didin Nasrudin Darsono dalam monitoring persiapan uji coba PPKM Level 1 new normal.

"Indikator vaksinasi ini adalah capaian vaksinasi pertama untuk populasi umum di atas 70 persen, dan vaksinasi lansia di atas 60 persen," jelas Monica kepada detik.com, Kamis (7/10). "Banyak daerah yang belum bisa mencapai dua indikator capaian vaksinasi khususnya vaksinasi untuk lansia."


Berdasarkan data dari Dinkes Pemkot Blitar, kata Monica, capaian vaksinasi COVID-19 dosis pertama masyarakat umum sudah mencapai 89,21 persen dari total sasaran 70.288 orang. Sementara untuk capaian dosis pertama kelompok lansia mencapai 66,47 persen dari total sasaran 15.006 orang.

Sedangkan untuk capaian total vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Kota Blitar telah mencapai 97,27 persen dari total 115.850 orang. Total ini termasuk di antaranya adalah tenaga kesehatan (nakes), petugas publik, lansia, masyarakat umum, dan remaja.

Selain vaksinasi COVID-19, Monica menerangkan ada 6 indikator lain yang memutuskan untuk menerapkan PPKM Level 1 di Blitar. Adapun indikator tersebut adalah transmisi seperti konfirmasi baru, angka kematian dan perawatan rumah sakit semua terkendali di level 1.

Selain itu, Monica menerangkan juga indikator kapasitas respons seperti pelaksanaan tracing, testing, treatment yang baik. "Kalau misalnya kasus naik lagi, angka kematian naik, dan perawatan rumah sakit juga naik, bukan tidak mungkin status PPKM Kota Blitar naik lagi ke level 2 dan seterusnya," papar Monica.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts