Masih Sakit, Titiek Puspa Semangat Garap Video Klip 'Dua Sejoli' Untuk Para Sesepuh
Instagram/titiekpuspa_official
Musik

Setelah tertunda hampir 2 tahun, Titiek Puspa akhirnya menggarap video klip untuk lagu "Dua Sejoli'. Titiek Puspa pun tetap menunjukkan semangatnya mesti dalam kondisi sakit.

WowKeren - Titiek Puspa merupakan salah satu artis senior yang masih memiliki semangat berkarya meski telah berusia 83 tahun. Titiek Puspa baru saja merilis sebuah lagu berjudul "Dua Sejoli".

Tak hanya sekedar lagu, Titiek Puspa juga bakal merilis video klim untuk "Dua Sejoli". Titik Puspa pun baru-baru ini tengah melakukan syuting video klip di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (7/10). Walau dalam keadaan kesehatannya yang kurang fit, Titiek mengaku tetap semangat menjalani syuting.

"Hari ini sebetulnya saya dalam keadaan sakit, tapi karena saya janji sama banyak orang," ujar Titiek Puspa, di sela-sela syuting video klip "Dua Sejoli" di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (7/10) dilansir dari Suara.com.

Awalnya syuting video klip lagu "Dua Sejoli" direncanakan untuk dilaksanakan dua tahun lalu. Namun semua tertunda akibat pandemi Covid-19.

"Dan ini yang kedua, karena Covid dan sekarang dipindah jadwalnya. Aku paksakan datang karena sudah mendesak juga," ungkap Titiek Puspa.


Dalam penggarapan lagu "Dua Sejoli", Titiek Puspa memutuskan bekerja sama dengan musisi Tohpati. Titiek kala itu melihat Tohpati yang sedang tidak ada pekerjaan.

"Saya bikin lagu ini, 'Dua Sejoli' tadinya tuh dibuat sama Tohpati. Tohpati itu kan dulu musiknya kayak tahun 1930-an, aku bilang, nih ada uang. Karena dia waktu itu lagi nggak ada yang dikerjain. Bikin ini jadi simphoni, musiknya ya. Terus aransemen agak diklasikkan," tuturnya.

Titiek Puspa mempersembahkan lagu "Dua Sejoli" terkhusus untuk generasi orangtua. Aransemen slow pada lagu tersebut dinilai cocok untuk para penggemarnya yang sudah sepuh. Selain itu, Titiek ingin para orangtua yang mendengar lagu tersebut bisa bernostalgia ke masa muda mereka.

"Saya akan memberikan musik ini kepada para sesepuh. Karena para orangtua seperti saya, itu kalau dengar musik, lagunya anak sekarang, suka agak kaget," imbuh Titiek Puspa.

"Makanya saya kasih klasik ini, di samping dalam keadaan antah berantah. Supaya masih ingat, ini masih memberikan ingatan bahwa beliau tuh dulu masih muda, supaya ingat pernah berkasih-kasihan, bercinta-cintaan. Supaya bisa ingat terus. Ini sengaja untuk orang sepuh," tutur Titiek Puspa.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts