Tenang! Guru Honorer Tak Lulus Seleksi PPPK Tahap I Masih Punya Waktu Sanggah
Twitter/kominfotikjb
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Dengan demikian, peserta PPPK Guru 2021 dapat memprotes atau memberi sanggahan terhadap hasil seleksi kompetensi tahap I jika merasa nilainya tak sesuai dengan yang didapatkan.

WowKeren - Hasil seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru tahap I telah diumumkan pada Jumat (8/10) hari ini. Sebanyak 173.329 guru honorer telah berhasil lulus seleksi tahap pertama dan akan segera diangkat menjadi guru PPPK.

Pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) lantas mengungkapkan bahwa peserta seleksi kompetensi PPPK Guru yang tak lolos akan diberi waktu sanggah. Dengan demikian, mereka dapat memprotes atau memberi sanggahan terhadap hasil seleksi kompetensi tahap I jika merasa nilainya tak sesuai dengan yang didapatkan.

"Jadi ada masa sanggah peserta," tutur Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana pada Jumat hari ini.

Peserta akan diberi waktu sanggah selama tiga hari. Sementara pihak panitia seleksi harus menjawab sanggahan tersebut dalam waktu tujuh hari.


"Setelah pengumuman itu para peserta boleh melakukan sanggah terhadap hasil. Kalau mereka merasa nilai-nilainya tidak sesuai dengan yang mereka dapatkan. Peserta memiliki waktu tiga hari melakukan sanggahan," jelasnya. "Kalau tidak ada masalah, kemudian akan menetapkan nomor induk PPPK bagi mereka yang dinyatakan lulus tahap I."

Lebih lanjut, Bima mengungkapkan bahwa jumlah peserta seleksi PPPK Guru yang lulus dengan afirmasi awal di tahap pertama ini mencapai 90.836 orang. Lalu bertambah sebanyak 82.493 orang yang lulus karena afirmasi tambahan untuk usia 50 tahun.

"Sehingga jumlah peserta yang dinyatakan lulus untuk tahap 1 ini adalah 173.329 dari 506.997 peserta," kata Bima.

Apabila setelah masa sanggah berakhir dan peserta tetap dinyatakan tak lulus, maka mereka dapat mengikuti seleksi kompetensi PPPK Guru tahap kedua dan ketiga. "Dilihat dari jumlah formasi yang tersedia maka yang belum terisi untuk tahapan kedua dan ketiga nanti adalah sebesar 149.336 formasi," paparnya.

Sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Makarim juga telah menitipkan pesan penting untuk para guru honorer terutama yang belum lolos di tahap pertama. Yakni guru honorer mendapatkan tiga kali kesempatan mengikuti ujian, sehingga yang belum beruntung bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi berikutnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts