Miris! Akibat Termakan Hoaks, Tingkat Vaksinasi COVID-19 Warga Badui Baru Capai Puluhan Orang
AFP/Romeo Gacad
Nasional

Vaksinasi COVID-19 saat ini merupakan hal yang terpenting bagi masyarakat untuk bisa segera keluar dari pandemi. Pemerintah pun terus berupaya untuk bisa mencakup seluruh lapisan masyarakat agar mau divaksin.

WowKeren - Pemerintah hingga kini masih terus berupaya agar seluruh masyarakat Indonesia bisa menerima vaksinasi untuk melindungi dari paparan virus COVID-19. Akan tetapi, dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini, pemerintah juga dihadapkan dengan kendala terkait masyarakat yang tidak mau divaksin lantaran ada kabar burung mengenai efeknya.

Seperti yang terjadi dengan warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten. Kasubag Tata Usaha Puskesmas Cisimeut Kabupaten Lebak, Dede Herdiansyah mengungkapkan bahwa baru ada 34 orang yang telah menerima vaksinasi COVID-19.

Maka dari itu, Dede beserta jajarannya, secara bertahap menemui semua warga Badui agar mau divaksin COVID-19. "Kami mengajak warga Badui mau divaksin agar Indonesia cepat keluar dari pandemi," ujar Dede dalam keterangannya, Rabu (13/10).

Di sisi lain, tokoh pemuka adat yang juga merupakan seorang Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Jaro Saija mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan ajakan kepada semua warganya untuk melaksankan vaksinasi COVID-19 guna mencegah penularannya. Akan tetapi warga Badui tetap tidak mau divaksin.


Menurut Jaro, selama ini warganya tidak mau divaksin COVID-19 lantaran termakan penyebaran berita palsu atau hoaks. Salah satu hoaks yang beredar di kalangan masyarakat adalah warga Cibengkung Kecamatan Leuwidamar yang lokasinya berbatasan dengan Badui disebut meninggal setelah divaksin.

"Kami minta 4.500 kepala keluarga warga Badui secara bertahap dapat menjalani vaksinasi yang dilakukan puskesmas setempat," papar Jaro.

Sementara itu, Dede menuturkan bahwa pada Kamis (14/10) besok, akan ada sekitar 100 warga Badui yang siap disuntik vaksin COVID-19. Pelaksanaan vaksinasi ini nantinya akan dihadi oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Kunjungan dari Budi itu, kata Dede, bertujuan untuk mendorong masyarakat Badui bisa turut mensukseskan program vaksinasi COVID-19 pemerintah. "Saya yakin jika terbebas dari pandemi, ekonomi masyarakat Badui kembali normal," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dede menerangkan bahwa Puskesmas Cisimeut yang secara langsung tugas kerjanya adalah meliputi masyarakat Badui memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk bisa mensukseskan program vaksinasi COVID-19 itu. Setiap harinya, pihaknya selalu berupaya mengoptimalkan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya CCOVID-19 agar warga Badui mau divaksin.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait