Kemenag Bentuk Tim Manajemen Penyelenggaraan Haji-Umrah, Segera Berangkatkan Jemaah RI?
AFP/FayeZ Nureldine
Nasional

Seperti yang diketahui, pemerintah Arab Saudi telah memberikan sinyal bagi jemaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah Umrah. Hal ini pun ditanggapi dengan antusias oleh Kemenag.

WowKeren - Pemerintah Arab Saudi diketahui sudah kembali membuka pintu Umrah bagi jemaah asal Indonesia. Hal ini tentunya menjadi kabar baik bagi para calon jemaah yang keberangkatannya telah ditunda akibat pandemi COVID-19.

Kini pemerintah Indonesia tengah sibuk mempersiapkan segala kebutuhan penyelenggaraan ibadah Umrah dan Haji 1443 Hijriah/2022. Salah satunya adalah Kementerian Agama (Kemenag) membentuk Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Umrah 1443 Hijriah/2022.

Hilman Latief selaku Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag mengatakan bahwa pembentukan tim tersebut merupakan bagian dari proses akselerasi atau percepatan dalam penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. Hal ini tentu saja harus dipersiapkan dengan matang agar tidak menjadi klaster penyebaran COVID-19.


"Kita akan segera menghadapi kemungkinan dibukanya penyelenggaraan umrah di masa pandemi. Bersamaan itu, persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 H juga harus dilakukan dan diperkirakan masih berlangsung dalam suasana pandemi," terang Hilman dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10). "Jadi sebagai persiapan, Kementerian Agama membentuk tim ini."

Lebih lanjut, Hilman menerangkan bahwa pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa memfasilitasi jemaah secara lebih baik dalam penyelenggaraan Umrah dan Haji di masa pandemi COVID-19. Pembentukan tim tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 936 Tahun 2021 ini beranggotakan 57 orang, yang terdiri atas pengarah, ketua, wakil ketua.

Selain itu, ada juga sekretaris, dan anggota yang berasal dari berbagai unsur yakni Kemenag, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Hilman mengungkapkan tugas dari tim tersebut adalah merancang, mempersiapkan, dan mengkoordinasikan kebijakan dan rencana mitigasi krisis pada penyelenggaraan ibadah haji dan perjalanan ibadah Umrah tahun 1443 Hijriah.

Di sisi lain, Sekjen Kemenag Nizar optimis akan ada pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan tahun 1443 H/2022 M. Maka dari itu, ia minta agar tim manajemen itu bisa kembali mempersiapkan skenario pemberangkatan jemaah Indonesia.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts