Bali Buka Pintu Untuk Turis Asing, Kapolri Minta Titik Rawan Ini Diawasi
AFP/Gede Ardiasa
Nasional
Efek Corona untuk Pariwisata

Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini memimpin Apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan penerimaan turis asing di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah membuka pintu masuk kedatangan turis asing di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Dengan dibukanya pintu pariwisata untuk turis asing, Kapolri Jenderal Listyo Sigit pun mengingatkan titik rawan penularan COVID-19 di Bali.

Titik pertama adalah saat turis asing datang. Sigit menilai kasus COVID-19 di negara asal para turis asing yang masuk ke Bali harus diperhatikan.

Ia juga meminta agar Satgas COVID-19 Bali selalu memperbarui perkembangan situasi pandemi di negara asal turis asing. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan memperbaharui kebijakan terkait kedatangan turis asing. Pemerintah Indonesia diketahui baru mengizinkan turis asing dari 19 negara untuk masuk ke Bali.

"Di mana dari 19 tersebut ada kurang lebih delapan negara yang tingkat kasus hariannya masih lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia," ungkap Sigit di Bali, dilansir Kumparan pada Sabtu (23/10). "Sehingga ini perlu ada pengawasan dan pengecekan sehingga pada saat kita membuka ruang laju pertumbuhan COVID-19 di Indonesia bisa kita pertahankan."


Kemudian titik rawan kedua adalah area Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dipakai turis asing untuk menunggu jemputan ke hotel karantina. Sigit meminta Satgas COVID-19 untuk memastikan tak ada kepadatan di area tunggu tersebut. Turis asing harus diawasi dan dipastikan ke masuk ke mobil untuk dibawa ke area hotel karantina atau rumah sakit COVID-19.

"Dari bandara-karantina dan daerah rawan peralihan dari bandara menuju tempat karantina area kuning harus diperhatikan, jangan sampai ada turis uang tidak masuk ke mobil yang telah disiapkan ke tempat karantina," terangnya. "Mungkin saat awal belum terlalu ramai seiring dengan pekembangan tentu ada peningkatan dan padat dan crowded dan ada risiko (penularan COVID-19) seperti itu."

Di sisi lain, Sigit bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini memimpin Apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan penerimaan turis asing di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sigit dan Hadi juga sempat mengecek langsung lokasi hotel yang akan dijadikan tempat karantina turis asing, serta melihat alur penerimaan turis asing di Bali.

"Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan penegakan protokol kesehatan dalam rangka penerimaan wisatawan mancanegara di Bali, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana," katanya.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts