PPKM Luar Jawa-Bali Berakhir Hari Ini, Berikut Indikator Yang Digunakan Pemerintah
Nasional

Pada Senin (8/11) hari ini, PPKM Level luar pulau Jawa-Bali bakal berakhir. Sementara itu, sebelumnya, pemerintah telah kembali memperpanjang PPKM Jawa-Bali.

WowKeren - Seperti yang diketahui, hingga saat ini, pemerintah masih menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berlevel. Kebijakan ini dinilai efektif dalam menekan laju penularan COVID-19.

Sebelumnya, pemerintah telah resmi memperpanjang PPKM Level di wilayah Jawa-Bali hingga 15 November 2021. Pada Senin (8/11) hari ini, merupakan hari terakhir penerapan PPKM Level di luar Jawa-Bali.

Mengenai bakal diperpanjang lagi atau tidak, hingga saat ini, pemerintah belum memberikan keterangan lanjut. Sejauh ini, PPKM diketahui telah diperpanjang sebanyak 12 kali sejak awal penanganan pandemi COVID-19.

Berdasarkan hasil evaluasi jelang perpanjangan PPKM periode sebelumnya pada 16 Oktober 2021, hanya ada 1 provinsi di luar Jawa-Bali yang berada di level 3 yakni Kalimantan Utara. Sementara untuk 23 provinsi lainnya berada pada level 2, dan 3 provinsi di level 1 yakni Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kepulauan Riau.


Selain itu, sebanyak 3 kabupaten/kota juga ada yang masih berada di level asesmen 3 yakni Bangka, Balungan, dan Tarakan. Meski demikian, ada 3 kabupaten/kota lainnya yang turut dievaluasi dan turun dari level 3 ke dua yakni Pidie, Padang, dan Banjarmasin.

Dalam menentukan perpanjangan serta level asesmen PPKM, ada beberapa indikator yang digunakan oleh pemerintah. Indikator tersebut di antara lain adalah jumlah kasus COVID-19, angka kematian, kesembuhan, testing dan tracing. Kemudian juga indikator keterisian tempat tidur (BOR) rumah sakit, hingga capaian jumlah warga yang sudah menerima vaksinasi COVID-19 di wilayah masing-masing.

Di sisi lain, secara nasional, laju penularan COVID-19 sendiri telah menunjukkan penurunan dan semakin menurun jika dibandingkan dengan puncak gelombang kedua pada Juni-Juli lalu. Hingga saat ini, diketahui penambahan jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia berada di bawah angka seribu kasus.

Sementara mengenai capaian vaksinasi COVID-19 secara nasional dosis pertama per 7 November 2021, telah berada di angka 60 persen dari total sasaran. Meski demikian, berdasarkan keterangan dari Ketua Tim Pakar Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, menyebutkan masih ada 5 provinsi di luar Jawa-Bali yang memiliki cakupan vaksinasi dosis lengkap di bawah rata-raya angka nasional. Kelima provinsi itu adalah Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait