Tubagus Joddy sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus kecelakaan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. Terancam hukuman 6 tahun penjara, terkuak curhatan Joddy yang tak disangka-sangka.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 11 November 2021 - 13:14 WIB
WowKeren - Tubagus Joddy sudah resmi menjadi tersangka dalam kasus yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. Polisi menetapkan status tersebut setelah memeriksa keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah digital forensik.
Mereka yang diperiksa yakni pihak ayah Joddy yang menerima chat WA dari sang putra sebelum kecelakaan hingga pengasuh yang bekerja pada Vanessa-Bibi, Sisca Lorenza. Sejauh ini, Joddy ditetapkan sebagai tersangka tunggal dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun.
"Hari ini sudah kami terima SPDP ya, SPDP nomor 837, benar hari ini kami terima," kata Kepala Kejari Jombang Imran kepada wartawan di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (10/11/2021). "Selanjutnya setelah kami menerima SPDP, kami menunggu berkas perkara untuk kami pelajari sesuai kewenangan kami."
Sementara itu, terkuak kabar dari Crazy Rich Malang, Gilang Widya dan Shandy Purnamasari, kalau Joddy adalah sosok yang serba bisa. Tak cuma sekedar sopir, ia juga mengurusi dokumentasi dan vlog Vanessa-Bibi.
"Dia serba bisa ya, jadi kameramen, jadi semua, jadi sopir, tukang edit. Beberapa kali ketemu, Joddy orangnya baik, namanya juga musibah. Dia gak bermasalah orangnya," kata Gilang. "Dia masih muda banget, dia yang bikin vlognya Vanessa," ujar Shandy.
Sayangnya meski baik dan tak pernah neko-neko, Joddy memiliki kekurangan yang membuatnya kini jadi tersangka. Rupanya, Joddy sebenarnya baru bisa menyetir sekitar Februari 2021.
"Dia baru belajar nyetir, Februari tahun lalu ya?" kata Shandy. "Februari tahun ini," kata Gilang. "Bibi suka nyetir, gak tahu kenapa Joddy yang nyetir. Padahal biasanya dia full nyetir sendiri," seru Shandy. "Dia biasanya naik pesawat, kalau cuma berdua," seru Gilang.
Sementara itu, terkuak rumor kalau Joddy diduga merupakan tulang punggung keluarga. Hal ini dipicu postingan fotonya bersama Vanessa. Dalam caption, Joddy sempat membahas soal transferan buat keluarga. Meski curhatannya seolah mengisyaratkan beban berat, Joddy berusaha menutupi dengan bercanda.
"Semangat para pejuang yang sampai sekarang masih pusing mikirin deadline, masih bingung mikirin transfer ke orang rumah, masih menatap diri sendiri karena belum mencapai tujuan hidup nya dari yang sudah di rencanakan... Semoga kalian tetep diberikan kesehatan biar bisa bangkit dan gak terpuruk sama keadaan, Semoga rezeki selalu mengikuti kalian berada.reminder : kalian cuman perlu jalanin aja, inget aja semua akan indah pada waktunya walaupun kita gatau kapan. Salam hangat penuh cinta dari saya . @tubagusjoddy . *foto hanya pemanis biar ga serius2 amat wkwk," ujar Joddy.
Sejauh ini, pihak keluarga Joddy belum muncul untuk mengungkap pendapat mereka. Menurut ketua RT, orangtua Joddy masih fokus mengurus kasus yang menimpa putra mereka. Ketua RT juga memuji Joddy sebenrnya anak yang baik.
"Saya perlu klarifikasi dia itu bukan sopir, dia adalah fotoghrapher juga," kata Rahmat Halim sebagai Ketua RT. "Baik banget orangnya, anaknya baik enggak macam-macam, nakal laki-laki lah begitu."
(wk/riaw)