Kebakaran di kilang minyak Pertamina Cilacap, Jawa Tengah disebabkan sambaran petir. Namun sebenarnya seberapa besar kemungkinan tangki kilang minyak tersambar petir hingga menyebabkan kebakaran?
- Elvariza Opita
- Selasa, 16 November 2021 - 15:58 WIB
WowKeren - Polda Jawa Tengah sementara menyimpulkan penyebab kebakaran di tangki bahan bakar minyak (BBM) di Kilang Pertamina Cilacap adalah akibat sambaran petir. Polisi pun menegaskan tidak menemukan sabotase terkait insiden yang terjadi pada Sabtu (13/11) malam ini.
Namun sebenarnya, seberapa besar kemungkinan sambaran petir sampai bisa menyebabkan kebakaran seperti itu? Kepala Sub Bidang Analisis Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa tangki kilang minyak memang sangat berpotensi tersambar petir.
"Bisa banget (tersambar petir)," tegas Suaidi kepada IDN Times, Senin (15/11). Hal ini ternyata berkaitan dengan tingginya perbedaan potensial antara petir dengan kilang minyak.
"Jadi, kalau biasanya kilang minyak itu kan ada yang api keluar, cerobong yang apinya harus keluar supaya gak meledak, itu menghasilkan beda potensial juga dan itu sangat tinggi. Partikel ion di daerah situ memang tinggi," kata Suaidi, dikutip pada Selasa (16/11).
"Jadi itu kan sebenarnya daerah kilang minyak itu kan memancing petir," imbuh Suaidi. "Yang cerobong api buat melepaskan energi dia, itu beda potensialnya tinggi."
Di satu sisi, petir bersifat menyambar objek yang memiliki perbedaan potensial yang dipengaruhi partikel ion pada sebuah benda statis. Partikel ion ini kemudian menjadi lebih "radikal" menjelang atau saat hujan.
Satu hal yang harus dipahami, petir bukan hanya menyambar benda-benda dengan permukaan lebih tinggi. Petir bisa menyambar objek apa saja, selama ada perbedaan potensial.
"Misalnya datar, lapang tapi di situ ada aktivitas beda potensial, itu mengundang petir," tutur Suaidi. "Contoh di lapangan, di sawah, terus misalnya ada kumpulan pohon kelapa. Kenapa pohon kelapa ini saja yang kena, itu karena beda potensial di pohon kelapa itu sedang besar-besarnya. Mungkin dia sama angin lebih atraktif dan lain-lain."
Karena itulah, Suaidi menekankan pentingnya pemasangan penangkal petir terutama untuk area dengan perbedaan potensial tinggi seperti tangki minyak. "Makanya daerah-daerah kilang minyak itu objek vital negara harus dilindungi proteksi petir yang benar," tegasnya.
Kendati demikian, Suaidi mengaku tidak mengetahui pasti sistem penangkal petir di kilang minyak Pertamina. "Saya nggak bisa menjawab karena nggak pernah ke sana. Seharusnya dengan sistem yang terintegrasi," pungkasnya.
(wk/elva)