Remake 'Train to Busan' Versi Amerika Dikritik Habis-habisan Usai Umumkan Judul
Film

Meski menghadapi penolakan dari penggemar, remake untuk 'Train to Busan' masih terus melakukan sepak terjang. Versi Amerika film ini semakin dikritik setelah judulnya diumumkan.

WowKeren - Menyusul kesuksesannya, "Train to Busan" akan didaur ulang dan dibuat berlatar belakang Amerika. Baru-baru ini, versi Amerika film yang dibintangi Gong Yoo tersebut mengumumkan judulnya yakni "Last Train to New York".

Meski "Train to Busan" menjadi salah satu film hit terbesar di sejarah perfilman Korea Selatan, agaknya penonton internasional tidak begitu menantikan. Padahal film ini juga mendapatkan popularitas global dengan jalan cerita mendebarkan sekaligus membuat terenyuh penonton.

Judul resmi versi daur ulang "Train to Busan" yang telah terungkap ternyata memicu reaksi negatif. Meski judulnya terdengar nyambung dengan film aslinya dan cukup mirip, netizen tidak senang dengan penggunaan kota New York secara berlebihan. Selain latar belakang kota yang berbeda, netizen juga berharap industri film agar sedikit lebih kreatif.

Terlebih lagi, "Train to Busan" sudah menjadi film yang lengkap dan prima. Sehingga dengan didaur ulang, ekspektasi penonton akan melebihi yang ada alias sulit untuk diraih. Itulah mengapa penonton menolak dengan keras adanya remake. Tak ayal remake film ini mendapatkan kritik habis-habisan.


"Bahkan judulnya terdengar membosankan," komentar seorang netizen. "Endingnya menghancurkan hatiku, aku tidak yakin remake AS bisa melakukan hal yang sama," sambung netizen lain. "Tanpa Gong Yoo, remake ini akan payah," imbuh yang lain.

"Tolong jangan membuat ulang salah satu film dalam dekade terakhir," kata salah satu netizen. "Tidak ada aktris cilik yang bisa melampaui penampilan Kim Su An," sahut lainnya. "Aku tidak akan menontonnya. Train to Busan adalah film horor luar biasa dengan pemeran keren dan berkesan," tambah netizen yang lain.

Rencananya, "Last Train to New York" akan disutradarai oleh sineas asal Indonesia, Timo Tjahjanto. Sutradara itu telah dikenal sepak terjangnya dengan sejumlah karya seperti "V/H/S/2", "May the Devil Take You" dan "Headshot". Karya Timo Tjahjanto mencuri perhatian karena mengangkat unsur gore dan kekerasan ekstrem.

Bukan hanya soal judul yang sulit diterima, versi remake "Train to Busan" juga punya tugas berat. Dengan film asli yang berhasil karena menggaet aktor sekaliber Gong Yoo dan Ma Dong Seok, versi remake dinilai akan kesulitan memilih jajaran aktor bertabur bintang yang sama kuatnya. Bagaimana menurutmu?

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts