BNPB melaporkan 60 hektare lahan sawit dan 45 hektare persawahan di Desa Sei Buah Keras terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi serta kondisi air di hulu di Kabupaten Simalungun.
- Elvariza Opita
- Senin, 22 November 2021 - 14:54 WIB
WowKeren - Indonesia memasuki puncak musim penghujan yang diikuti dengan sejumlah bencana alam, terutama banjir. Sebanyak 60 hektare lahan sawit di Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Madang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara turut terendam banjir yang diakibatkan derasnya hujan tersebut.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (22/11) pukul 02.00 WIB. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari juga menyatakan sebanyak 45 hektare sawah juga terendam akibat banjir yang terjadi.
"Informasi yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pagi ini menyebutkan selain persawahan, lawan sawit seluas 60 Ha. Banjir menggenangi lawan persawahan seluas 45 Ha di Desa Sei Buah Keras," terang Abdul dalam keterangan tertulisnya.
Beruntungnya sejauh ini belum tercatat ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat banjir yang terjadi. Namun terdapat 10 unit rumah warga yang ikut terdampak oleh banjir tersebut.
Banjir yang terjadi, diterangkan Abdul, adalah akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah kecamatan. Banjir juga dipengaruhi oleh debut air dari kawasan hulu alias wilayah Kabupaten Simalungun.
Genangan air pun sejauh ini dilaporkan belum menunjukkan penurunan. Sedangkan wilayah Sumatera Utara masih berpotensi diguyur hujan lebat disertai kilat atau petir.
"Serta angin kencang pada hari ini, Senin (22/11) dan esok hari, Selasa (23/11)," imbuh Abdul. Oleh karena itu Abdul mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap-sedia menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi.
"Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, maupun angin kencang," pungkas Abdul. "Khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga hari ini."
Banjir dengan cakupan wilayah luas seperti di Desa Sei Buah Keras ini bukan satu-satunya yang terjadi di Indonesia. Salah satu banjir besar yang melanda Indonesia terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat yang sudah menggenang sejak 21 Oktober 2021 pagi.
"Jumlah pengungsi 25.884 jiwa," tutur Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang, Sugiyanto, kepada CNN Indonesia. Data terakhir BNPB mencatat ketinggian air yang merendam pemukiman masih mencapai 100-30 cm, meski di beberapa titik mulai surut sejak Senin (15/11).
(wk/elva)