PPKM DKI Jakarta Naik ke Level 2, Berikut Perubahan Aturannya
AP
Nasional
PPKM Darurat

Di PPKM Jawa-Bali periode 30 November-13 Desember ini, sejumlah wilayah kembali naik ke Level 2, salah satunya adalah DKI Jakarta yang sebelumnya sudah berstatus Level 1.

WowKeren - Pemerintah kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama dua pekan ke depan. Di PPKM Jawa-Bali periode 30 November-13 Desember ini, sejumlah wilayah kembali naik ke Level 2, salah satunya adalah DKI Jakarta yang sebelumnya sudah berstatus Level 1.

Seluruh kabupaten/kota di DKI kini berstatus PPKM Level 2, antara lain Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta Utara, dan Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa sejumlah wilayah kembali naik ke Level 2 karena angka pelacakan COVID-19 atau tracing yang menurun. Dengan status PPKM yang naik ke Level 2, sejumlah aturan lantas kembali diperketat.

Yang pertama, kapasitas sekolah yang bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Level 2 hanya 50 persen. Adapun PTM di sekolah luar biasa (SLB) bisa dilaksanakan dengan kapasitas 62-100 persen.


Sementara jumlah karyawan sektor non-esensial yang bisa bekerja dari kantor (WFO) di wilayah PPKM Level 2 dibatasi maksimal 50 persen. Jumlah ini lebih sedikit dibanding wilayah PPKM Level 1 yang mengizinkan 75 persen karyawan sektor non-esensial mengikuti WFO.

Selanjutnya, aktivitas di pasar rakyat PPKM Level 2 dibatasi maksimal hingga pukul 18.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung maksimal 75 persen. Adapun di wilayah Level 1, pasar rakyat diperbolehkan buka selama 24 jam tanpa batasan jumlah pengunjung.

Sementara itu, pengunjung pusat perbelanjaan alias mal di wilayah PPKM Level 2 dibatasi maksimal 50 persen. Jam operasional mal juga dibatasi maksimal pukul 21.00.

Di wilayah PPKM Level 2, pengunjung kegiatan seni budaya, olahraga, konser, serta acara yang menarik massa dibatasi maksimal 50 persen. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding wilayah PPKM Level 1 yang mengizinkan kapasitas pengunjung maksimal 75 persen.

Meski demikian, kapasitas transportasi di DKI Jakarta tidak terpengaruh dengan perubahan status PPKM dari Level 1 menjadi Level 2. Transportasi umum di Ibu Kota masih bisa beroperasi 100 persen di masa PPKM Level 2.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts