Ayah Ingin Bongkar Kuburan Vanessa Angel, Buya Yahya Sebut Haram-Hina Kehormatan Jenazah?
Instagram/buyayahya_albahjah
Selebriti

Ayah Vanessa Angel, Dody Soedrajat, ingin memenuhi permintaan mendiang putrinya untuk dimakamkan bersama sang ibu, Lucy Maywati. Disisi lain, ulama Buya Yahya sempat mengungkap hukum membongkar kuburan.

WowKeren - Ayah Vanessa Angel, Dody Soedrajat, mengejutkan publik dengan pengakuan terbarunya. Tak disangka, Dody ternyata berniat memindahkan jenazah Vanessa yang saat ini dimakamkan satu liang lahat dengan sang suami, Bibi Ardiansyah.

"Saya ingin Vanessa dimakamkan dengan satu liang makam dengan mamanya (Lucy Maywati), dengan berat hati, ya udah," ujar Dody. "Hati kecil Daddy saat itu. Dengan waktu yang tepat akan Daddy makamkan dengan mamanya."

Tak cuma itu, Dody juga mengaku mimpi bertemu Vanessa yang ingin dimakamkan bersama Lucy. "Mimpinya Vanessa ingin dimakamkan satu makam dengan mamanya. Permintaan Vanessa seperti itu. Dan saya sudah sampaikan ke Bang Milano (pengacara Milano Lubis)," seru Dody.

Setelah pernyataan Dody itu, banyak pihak tak setuju. Disisi lain, ulama Buya Yahya pernah mengungkap soal nasihat terkait pembongkaran kuburan.


Menurut Buya, membongkar makam justru akan merusak kehormatan dari jenazah yang disemayamkan. "Kehormatan jenazah orang Islam, tidak boleh dihinakan, kita duduk di atasnya, menginjaknya, (atau) mendirikan bangunan di atasnya tidak boleh. Apalagi membongkar makam, hukumnya adalah haram," ujar Buya.

Ia lantas membeberkan soal syarat dibongkarnya sebuah kuburan. Yang pertama misalnya, jenazah itu dikubur tapi belum dimandikan. "Karena hukum memandikan jenazah itu wajib, tapi lihat (kondisi jenazah), kalau sudah membusuk, jadi bahan gunjingan. Sudah kelewat waktunya," ujar Buya.

Lalu yang kedua yakni jika jenazah itu keliru dimakamkan tanpa menghadap kiblat. Yang ketiga jika jenazah tersebut membawa harta dimana pihak pemilik harta tidak terima.

"Misalnya jenazah membawa harta, ahli waris gak terima, harus diambil, bongkar," seru Buya. "Biasanya juru dakwah mengungkap, orang mati tidak membawa apa-apa, kalau misal ada gigi emas, itu punya ahli warisnya, kalau ahli warisnya tidak terima karena butuh uang."

Untuk alasan yang keempat yakni bila jenazah keliru dimakamkan di tanah bukan wakaf. Buya menyarankan agar status tanah harus diperjelas sebelum memakamkan jenazah.

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait