Kabar mengejutkan datang dari Laura Anna, selebgram berusia 21 tahun itu meninggal dunia pada Rabu (15/12). Belum lama ini, Laura Anna tersebut sedang menuntut keadilan atas kecelakaan yang menimpanya.
- Intan Maharani
- Rabu, 15 Desember 2021 - 12:46 WIB
WowKeren - Kabar duka datang dari Laura Anna yang belum lama ini sedang menuntut keadilan atas kecelakaan di mana ia lumpuh sejak saat itu. Selebgram bernama asli Edelenyi Laura Anna ini dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (15/12).
Akun Instagram @lambeturah_official mengabarkan meninggalnya Laura Anna dari InstaStory pengusaha Shandy Purnamasari dan Aan Story. "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Selamat Jalan Laura...," tulis akun tersebut.
Kabar ini pertama kali diketahui dari unggahan InstaStory milik Shandy Purnamasari. Dalam postingan tersebut ia menuliskan, "Innalillahiwainailaihi rajiun Lora uda ga sakit lagi, uda ga sedih lagi, uda bisa jalan lagi, Lora uda bahagia di sisi Tuhan. Semua sayang sama lora. Al fatehah utk lora."
Selain mendoakan agar Laura Anna mendapapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, Aan Story juga mengucapkan belasungkawa untuk keluarga yang ditinggalkan. Tak ayal kabar ini membuat para pengikut masing-masing akun terkejut.
"Innalillahiwainnailaihirojiun 😢 yaallah kaget ðŸ˜," kata akun @e.n.****chfb. "Benerann gk sihhðŸ˜ðŸ˜," sambung akun @angg****inxhh. "Merinding yaAllah lauraðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜," imbuh akun _you***nhbfn.
Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab meninggalnya Laura Anna secara pasti. Namun yang pasti banyak pihak masih tidak menyangka dengan kabar duka yang cukup mendadak ini.
Pasalnya, Laura Anna tengah memperjuangkan haknya dengan memperkarakan Gaga Muhammad atas kecelakaan yang menimpa mereka. Keduanya terlibat kecelakaan hebat pada 8 Desember 2019 lalu. Sejak saat itu, Laura mengidap Spinal Cord Injury, atau cedera saraf tulang belakang yang menghilangkan sensor kemampuan motorik.
Saat ini, proses hukum terhadap Gaga Muhammad masih terus berjalan. Sementara Laura Anna terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk memperoleh kembali keadilan atas peristiwa yang menimpanya.
(wk/inta)