Kuasa Hukum Gaga Muhammad yakni Fahmi Bachmid menanggapi amarah kakak Laura Anna, Greta Irene lantaran kecelakaan sang adik dianggap hal biasa. Seperti apa pernyataan dari keduanya?
- Sisilia Rizky Azalea
- Kamis, 23 Desember 2021 - 16:23 WIB
WowKeren - Kepergian selebgram cantik Laura Anna masih meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi keluarga dan sahabat tercinta. Kendati demikian, kasus pengadilan Laura dan sang mantan kekasih, Gaga Muhammad, masih terus berlanjut.
Kali ini, sidang lanjutan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Sayang sidang tersebut harus ditunda lantaran sejumlah saksi penting belum bisa hadir.
Namun, kuasa hukum Gaga yakni Fahmi Bachmid menanggapi amarah kakak Laura yakni Greta Irene usai kecelakaan sang adik dianggap hal yang biasa. Pernyataan Fahmi itu kemudian membuat Greta Irene sebagai kakak yang menemani perjuangan sang adik meradang.
Fahmi kemudian mengatakan jika pernyataannya itu tak bermaksud demikian. Menurutnya, kecelakaan memang wajar terjadi di Indonesia. Hanya saja, kasus kecelakaan Gaga dan Laura menjadi luar biasa lantaran keduanya pasangan yang banyak dikenal orang.
"Mungkin pemahaman saja, jadi dalam tindak pidana biasa dan luar biasa. kecelakaan itu biasa terjadi tapi akibat naiknya yang luar biasa itu yang harus dipahami," ujar Fahmi Bachmid kuasa hukum Gaga Muhammad saat ditemui WowKeren di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (23/12).
Di lokasi yang sama, Greta Irene pun kembali membahas hal tersebut. Ia tetap tak terima lantaran kecelakaan sang adik dianggap biasa. Menurutnya, kondisi sang adik serta mobil yang remuk pasca kecelakaan membuktikan bahwa peristiwa tersebut bukanlah hal sepele.
"Sekarang ya orang juga pasti mikir ini kecelakaan biasanya dari mana, kecelakaan biasa mungkin nyerempet doang nyerempet doang spion ilang kecelakaan biasa," tegas kakak Laura, Greta Irene kepada WowKeren di PN Jakarta Timur pada Kamis (23/12).
Pasalnya, Greta mengklaim kecelakaan itu telah merenggut nyawa sang adik. Ditambah Laura sempat mengalami kelumpuhan pasca kejadian nahas tersebut. Greta pun menegaskan jika peristiwa tersebut tak bisa disebut sebagai kecelakaan biasa.
"Ini kecelakaan sampe merenggut nyawa adek saya jadi lumpuh akhirnya meninggal dunia apakah itu bisa disebut kecelakaan biasa nggak. Udah nggak bisa disebut kecelakaan biasa," pungkasnya kesal. "Pasalnya aja kan luka berat ya kecelakaan biasa gimana lagi."
(wk/Sisi)