Anggota PDIP DPR Wajib Bagikan Sembako Bergambar Puan Maharani Dinilai Bagian Dari 'Serangan Darat'
Instagram/puanmaharaniri
Nasional

Anggota Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dibuat seragam dengan foto Puan mengingat posisinya sebagai Ketua DPR RI sekaligus pembina Fraksi.

WowKeren - Setiap anggota DPR RI Fraksi PDIP diwajibkan membagi sembako dengan tas bergambarkan Puan Maharani kepada masyarakat di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing. Anggota Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno, mengakui kewajiban tersebut.

"Fraksi PDIP DPR RI melakukan inisiatif konkret sebagai rangkaian ekspresi solidaritas kepada struktur partai dan masyarakat. Ini bagian dari program gotong royong berskala besar (PGRBB) yang berkali-kali kami suarakan," tutur Hendrawan pada Kamis (23/12). "Kali ini program tersebut berupa pembagian beras/sembako."

Menurut Hendrawan, bantuan tersebut dibuat seragam dengan foto Puan mengingat posisinya sebagai Ketua DPR RI sekaligus pembina Fraksi. Selain gambar Puan, tas sembako tersebut juga menampilkan foto anggota yang bersangkkutan.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, lantas buka suara atas hal tersebut. Menurut Adi, kewajiban tersebut merupakan bukti Puan semakin bergerak ke rakyat dan tengah melancarkan "serangan darat" untuk meraih simpati publik.

"Puan sepertinya ingin menunjukkan level leadershipnya dengan menginstruksikan semua kader PDIP wajib bagi sembako bergambar wajah Puan. Banyak yang menduga ini bagian cara Puan melakukan penetrasi ke rakyat semakin dalam," ujar Adi dilansir detikcom. "Selama ini Puan baru main di udara melalui baliho, spanduk, dan billboard. Bagi sembako ini bagian serangan darat untuk meraih simpati publik."


Lebih lanjut, Adi menyebut bahwa pembagian sembako tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan supaya tak berdampak buruk. Adi juga menilai pembagian sembok ini dapat membawa dampak tersendiri.

"Harus dimaintenance dengan baik. Misalnya pemberian sembako dilakukan secara continue, bukan hanya sekali. Karena bisa berefek negatif kalau cuma sekali. Ini jelas kerja politik," paparnya. "Tentu (pembagian sembako) ada dampaknya. Minimal rakyat tahu bahwa ada figur yang mulai tebar pesona serius menuju 2024. Karena saat sembako dibagikan pasti disertai 'kampanye politik' sang pemberi. Ada pesan khusus yang disampaikan bagi penerima."

Meski demikian, Adi mengingatkan bahwa belum tentu rakyat akan langsung jatuh hati. Oleh sebab itu, dibutuhkan langkah lanjutan pasca pembagian sembako tersebut.

Puan sendiri diduga melakukan pembagian sembako dengan gambar dirinya untuk menaikkan elektabilitas. "Serangan darat" Puan juga dinilai bertujuan untuk membuatnya main dikenal hingga akhirnya dipilih.

"Serangan udara Puan sudah masif tapi belum menunjukkan kabar baik soal elektabilitas, makanya perlu serangan darat demi terus mendapat respon positif dan tentunya elektabilitas naik. Minimal tujuannya (bagi-bagi sembako) 3 hal, ingin semakin dikenal, disukai, dan dipilih. Tujuan serangan darat itu umumnya seperti itu," pungkasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait