Di babak final yang akan digelar dengan sistem dua leg, Indonesia akan bertemu dengan Timnas Thailand. Adapun leg pertama Indonesia kontra Thailand akan digelar di Singapore National Stadium pada Rabu (29/12) malam ini.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 29 Desember 2021 - 16:53 WIB
WowKeren - Timnas Indonesia berhasil melaju ke final Piala AFF 2020 usai menekuk Singapura di semifinal pada Sabtu (25/12) lalu. Di babak final yang akan digelar dengan sistem dua leg, Indonesia akan bertemu dengan Timnas Thailand.
Adapun leg pertama Indonesia kontra Thailand akan digelar di Singapore National Stadium pada Rabu (29/12) malam ini. Antusiasme masyarakat Indonesia untuk mendukung Timnas Indonesia pun begitu tinggi, salah satunya adalah dengan melakukan kegiatan nonton bareng alias nobar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria lantas mengimbau warga Ibu Kota untuk mendukung Timnas Indonesia dari rumah masing-masing. Mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir dan kasus Omicron belakangan bertambah banyak.
"Nonton diperbolehkan cuma kami minya kalau bisa nonton di rumah masing-masing," tutur Riza pada Rabu (29/12).
Lebih lanjut, Riza berharap Indonesia bisa menang atas Thailand dalam turnamen antarnegara se-Asia Tenggara tersebut. Riza bahkan memprediksi skor akhir untuk kemenangan Indonesia.
"Mudah-mudahan kita menang lah, paling tidak 2-1," katanya.
Di sisi lain, Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mempersilakan masyarakat yang ingin menggelar nobar final AFF 2020. Dengan catatan para peserta nobar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Saat ini status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kita berada pada level satu, jadi aturan-aturan itu dilakukan saja. Masyarakat yang mau nobar silakan saja, tidak ada masalah yang penting prokes diketatkan," terang Ali dalam siaran persnya.
Penyelenggara nobar disarankan Ali untuk melaporkan kegiatannya kepada Satgas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19. Dengan demikian, kegiatan nobar tetap dapat dikontrol dan diawasi pelaksanaannya.
"Penyelenggara nobar disarankan melaporkan kegiatannya kepada Satgas untuk bersama-sama mengontrol pengawasan protokol kesehatan sebagai upaya penyelamatan dari COVID-19," pungkasnya.
Hal senada juga sempat disampaikan oleh pihak kepolisian. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan sudah ada aturan terkait nobar yang harus ditaati, seperti kapasitas maksimal 50 persen dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.
(wk/Bert)