Kasus prostitusi atau perdagangan manusia kini kembali terjadi. Kali ini salah seorang siswi yang diketahui duduk di bangku kelas 6 SD diduga menjadi korban prostitusi online.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 30 Desember 2021 - 11:33 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, polisi kembali mengungkapkan kasus perdagangan manusia. Kasus tersebut, kali ini menimpa seorang siswi yang diketahui baru duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
Belum lama ini, polisi berhasil meringkus seorang pria berinisial RB (19) di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. RB diringkus polisi lantaran kepergok menjual kekasihnya sendiri EN (13) yang masih SD itu melalui aplikasi MiChat.
Adapun kronologi penangkapan itu bermula dari laporan keluarga EN ke Polsek Makasar, Jakarta Timur. Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan. Setelah diselidiki, ternyata keberadaan korban diketahui berada di Apartemen Kalibata.
Setelah itu, Polsek Makasar lantas melakukan koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengungkap kasus dan menangkap pelaku. "Di situlah kita menemukan atas nama EN bersama pelaku RB sedang berada di kamar RB di Apartemen Kalibata," tutur Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Ridwan Soplanit kepada wartawan, Kamis (30/12).
Ridwan mengatakan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa pelaku sudah tinggal bersama korban sekaligus kekasihnya itu selama beberapa hari. Bahkan pelaku juga mengaku menjual korban kepada pria hidung belang dengan tarif sekitar Rp300 ribu melalui aplikasi MiChat.
Lebih lanjut, Ridwan menuturkan bahwa hal tersebut akan ditindaklanjuti sebagai kasus prostitusi anak atau perdagangan anak di bawah umur. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa dalam aksinya itu pelaku bermodus mengajak korban yang masih duduk di kelas 6 SD, untuk berpacaran.
Selanjutnya, kata Ridwan, setelah berhasil membujuk korban, pelaku langsung beraksi menjualnya ke pria hidung belang dengan sistem open booking online atau BO. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga mengusut motif pelaku melakukan aksi tersebut.
"Dengan cara dia pacaran, dia pelan-pelan merayu akhirnya dia sendiri meniduri korban lalu dia jual korban," papar Ridwan. "Sampai sekarang dia jual korban ke dua orang, melakukan hubungan tersebut di apartemen Kalibata milik pelaku."
(wk/tiar)