Gaga Muhammad mengungkapkan bahwa Laura Anna baru dioperasi empat hari setelah mengalami kecelakaan. Dokter pun menyesalkan mengapa Laura tidak segera ditangani padahal kondisinya mengkhawatirkan.
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 30 Desember 2021 - 16:32 WIB
WowKeren - Gaga Muhammad kembali menjalani sidang perkara kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan Laura Anna lumpuh yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (30/12). Pada sidang kali ini, Gaga sebagai terdakwa memberikan banyak keterangan pada hakim.
Pada kesempatan tersebut, Gaga membeberkan bagaimana kronologi kecelakaan yang dialaminya. Selain itu Gaga juga menceritakan bahwa ia langsung membawa Laura ke Rumah Sakit Meilia Cibubur, Jakarta Timur setelah mengalami kecelakaan.
Pada saat itu dokter tak menemukan luka padahal Laura masih mengeluh merasakan sakit. Laura akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit EMC Sentul. Di sana, Laura menjalani MRI (Magnetic Resonance Imaging).
"Kejadian hari Minggu (8 Desember), dokter spesialis saraf baru ada itu hari Senin (9 Desember 2019). Setelah spesialis datang, dia periksa Laura, periksa saraf, masih aktif atau enggak," ungkap Gaga Muhammad di hadapan hakim.
Pada saat itu dokter mengatakan bahwa seluruh saraf Laura masih berfungsi. "Semua masih aktif. Setelahnya, dibilang, 'Ini kita lihat lagi ke depannya.' Karena hari apa gitu, dia (dokter) harus ke Australia. Dia cuma cek refleksi saraf doang," sambungnya.
Kemudian dokter RS EMC Sentul menyatakan bahwa ada tindakan medis yang harus dilakukan. Namun, Laura Anna justru dirujuk ke RS Mayapada. Di sanalah, pada 12 Desember 2019, empat hari setelah kecelakaan, Laura baru dioperasi.
Dokter pun menyesalkan mengapa Laura tidak segera ditangani padahal kondisinya mengkhawatirkan. "(Ke RS Mayapada) itu tanggal 12 Desember, ke ruang UGD untuk bertemu dokter untuk operasi. Dokter bilang, 'Kenapa hasil MRI baru kemarin? Case kayak gini semakin lama semakin buruk,'" tutur Gaga Muhammad.
(wk/lail)