Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Kembali Terjadi, 2 Warga dan Kerbaunya Terjebak
Twitter/ajplus
Nasional
Erupsi Semeru

Dua warga Desa Bades lantas dilaporkan terjebak banjir lahar dingin di daerah pertambangan Rotary Screen, Desa Gondoruso. Kedua warga tersebut bernama Buang (50) dan Suara (65).

WowKeren - Banjir lahar dingin terjadi di lereng Gunung Semeru, Jawa Timur, usai hujan dengan intensitas tinggi turun pada Minggu (2/1). Banjir lahar dingin tersebut mengalir ke sejumlah sungai, di antaranya Sungai Besuk Kobokan atau Sumbersari, Sungai Leprak Desa Sumber Wuluh, dan Kali Regoyo.

Dua warga Desa Bades lantas dilaporkan terjebak banjir lahar dingin di daerah pertambangan Rotary Screen, Desa Gondoruso. Kedua warga tersebut bernama Buang (50) dan Suara (65).

"Ada dua orang bersama kerbaunya yang merupakan warga Desa Bades, Kecamatan Pasirian, terjebak lahar dingin Semeru dan kondisi mereka sehat," papar Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A Wibowo, dikutip dari Antaranews.

Hingga Minggu malam, petugas disebut masih berusaha mengevakuasi dua warga dan empat ekor ternak yang terjebak di aliran lahar dingin Semeru tersebut. Danramil Pasirian Kapten Arm Ony Arianto menjelaskan bahwa pihaknya bersama bhabinsa dan relawan berada di aliran Sungai Regoyo di Desa Bades pada Minggu malam.


"Kami berusaha mengevakuasi dua warga Desa Bades yang berada di seberang sungai yang dilalui lahar dingin Gunung Semeru, namun arus masih cukup deras," paparnya.

Menurut Arianto, petugas turut mempertimbangkan faktor keselamatan relawan yang akan melakukan evakuasi dua warga tersebut. Mengingat posisinya yang sangat curam dan mengkhawatirkan.

"Arus sungai yang dilalui lahar dingin masih cukup deras, sehingga kami akan melihat situasi terlebih dahulu untuk mengevakuasi, namun dipastikan kondisi kedua warga baik-baik saja di seberang sungai," jelasnya.

Di sisi lain, BPBD Lumajang melaporkan dua alat berat di lokasi tambang rotary terpantau secara visual terjebak di aliran lahar dingin Semeru. Meski demikian, warga setempat mengungkapkan bahwa operator berhasil melakukan evakuasi dan menyelamatkan diri dari terjangan banjir lahar dingin.

Masyarakat diminta untuk mewaspadai jebolnya tanggul sudetan di Dusun Kamar Kajang. Hal ini berdampak pada material panas bercampur air merendam Dusun Kamar Kajang, Dusun Bondeli, serta Dusun Kampung Renteng.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts