Satgas COVID-19 Klaim RI Sukses Lewati Nataru Tanpa Ledakan Kasus, Begini Faktanya
AFP/Adek Berry
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Satgas COVID-19 klaim Indonesia berhasil lewati periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tanpa ledakan kasus positif. Di sisi lain, PPKM Jawa-Bali malah diperpanjang dengan sejumlah daerah naik level.

WowKeren - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengklaim bahwa Indonesia berhasil melalui periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dengan baik. Hal ini terbukti dari tidak adanya lonjakan kasus infeksi virus Corona.

"Biasanya, tantangan kita memasuki periode libur panjang adalah kenaikan kasus, seperti pada periode Idul Fitri 2021. Namun kita baru saja berhasil melewati periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 tanpa adanya lonjakan kasus," kata Wiku dalam konferensi pers virtualnya, Selasa (4/1).

Menurut Wiku, Indonesia pun berhasil mempertahankan tren penurunan kasus COVID-19 tersebut meski negara-negara lain malah dalam kondisi sebaliknya. Klaim Indonesia berhasil melalui Nataru tanpa lonjakan kasus COVID-19 pun didasarkan pada data perbandingan pada awal 2021 dan 2022.

Menurutnya pada pekan pertama 2021 mencapai 52.694 kasus, dengan penyumbang terbesar DKI Jakarta. Sementara pada tahun ini, hanya terjadi penambahan 1.409 kasus COVID-19. "Ini jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, yang mencapai 52.000 kasus," paparnya.


Wiku pun kembali mengungkap harapan agar situasi COVID-19 pada 2022 bisa berubah menjadi endemi. Untuk mencapainya, Wiku menekankan pentingnya intervensi dan upaya pengendalian yang sesuai dengan dinamika penularan COVID-19 di lapangan.

Apalagi karena kini sudah ditemukan kasus COVID-19 Omicron, baik karena imported case maupun transmisi lokal. "Dengan kondisi 152 kasus Omicron, di mana enam di antaranya merupakan kasus yang berasal dari non-pelaku perjalanan luar negeri, sudah sepatutnya kita segera melakukan gerakan penanganan ganda, tidak hanya di pintu kedatangan, namun juga di komunitas untuk memutus rantai penularannya segera," tegas Wiku, dikutip pada Rabu (5/1).

Perihal klaim Satgas, memang dari segi jumlah kasus belum ada lonjakan besar-besaran seperti awal tahun 2021. Kendati demikian, angka kasus positif COVID-19 Omicron terus bertambah, bahkan kini sudah mencapai 254 kasus dengan tambahan 92 pasien baru pada Selasa (4/1) kemarin.

Selain itu, pemerintah juga memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali hingga 17 Januari 2022. Sebanyak 83 kabupaten/kota di Jawa-Bali tidak mengalami perubahan Level PPKM, sementara ada 28 kabupaten/kota yang naik dari Level 1 ke Level 2.

Salah satunya DKI Jakarta yang seluruh wilayah administratifnya berubah menjadi PPKM Level 2. Langkah ini ditempuh demi mengendalikan penambahan kasus COVID-19 harian yang selama 3 hari berturut-turut menyentuh angka 100. Selain DKI Jakarta, 3 provinsi lain yakni Banten, Bali, dan DI Yogyakarta juga serempak berstatus PPKM Level 2.

(wk/elva)

You can share this post!

Artikel Terkait