CEO Sony Group mengatakan bahwa unit baru Sony Mobility Inc. akan mengembangkan mobil listrik dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi robotika.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 05 Januari 2022 - 16:27 WIB
WowKeren - Sony Group Corp. akan mendirikan unit baru untuk memproduksi kendaraan listrik mereka pada musim semi nanti. CEO Sony Group Kenichiro Yoshida pada Selasa (4/1), mengumumkan hal itu ketika sedang menjajaki kemungkinan meluncurkan kendaraan secara komersial.
Berbicara pada pratinjau pers menjelang Consumer Electronics Show tahunan di Las Vegas, Yoshida mengatakan bahwa unit baru Sony Mobility Inc. akan mengembangkan mobil listrik dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi robotika. Sebelumnya pada acara yang sama digelar di tahun 2020 lalu, Sony telah meluncurkan prototipe EV, Vision-S.
Kendaraan listrik itu telah dilengkapi dengan teknologi untuk mengemudi secara otonom. Mereka juga telah membekali kendaraan mereka dengan teknologi untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas.
Pengumuman ini datang di tengah kian ramainya persaingan global terkait produksi mobil listrik. Kampanye untuk beralih dari mobil berbahan bakar minyak ke listrik semakin ramai digaungkan sehingga banyak produsen mobil beralih ke kendaraan semacam itu. Tujuannya, tentu saja untuk mendukung pengurangan emisi karbon yang dihasilkan kendaraan bermotor.
Pada pratinjau tahun ini, Yoshida juga meluncurkan prototipe SUV Vision-S EV-nya, yang menampilkan speaker kursi yang menciptakan bidang suara tiga dimensi. Ia mengakui bahwa kebutuhan manusia untuk terus melakukan mobilitas akan terus ada.
"Kebutuhan manusia akan mobilitas akan terus berlanjut," kata Yoshida, dan ada peluang untuk memuaskan keinginan orang-orang baik "untuk bergerak dengan aman dan untuk dihibur."
Sony telah melakukan uji mengemudi kendaraan Vision-S-nya di jalan umum di Eropa. Perusahaan ini juga telah memulai tes mengemudi 5G tahun lalu.
Dia menambahkan bahwa kegembiraan yang dihasilkan setelah Sony mengumumkan Vision-S "mendorong kami untuk lebih mempertimbangkan bagaimana kami dapat membawa kreativitas dan teknologi untuk mengubah pengalaman berpindah dari satu tempat ke tempat lain."
(wk/zodi)