Mensesneg Ungkap Belum Ada Rencana Tambah Wamen Walau Jokowi Buka 'Lowongan'
BPMI Setpres/Kris
Nasional

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, menyatakan penyediaan posisi wakil menteri hanya sebagai langkah antisipasi untuk kebutuhan-kebutuhan mendesak di masa depan.

WowKeren - Menteri Sekretaris Negara Pratikno membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo menyiapkan sejumlah posisi untuk Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Meski demikian, Pratikno memastikan bahwa Jokowi belum berencana untuk menambah Wamen.

"Wakil Menteri memang kelembagaannya ada. Sebagian besar kementerian, di Perpres kementeriannya itu memang ada posisi wakil menteri. Tetapi tidak berarti selalu diisi," jelas Pratino di Jakarta, Jumat (7/1).

Posisi tersebut akan diisi apabila diperlukan. Namun regulasinya dipersiapkan sejak dini untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga yang terjadi di masa depan.

"Karena, memang itu digunakan untuk mengantisipasi," kata Pratikno, dikutip pada Sabtu (8/1). "Karena dunia ini cepat berubah, tantangan cepat berubah, sering kali ada hal-hal yang tidak terduga."


"Mungkin ada kementerian yang dalam situasi tertentu kemudian butuh wakil menteri, posisinya itu ada. Tapi, kalau tidak diperlukan, ya tidak perlu diadakan, tidak perlu diisi," sambung Pratikno. "Itulah kebijakan Bapak Presiden mengenai wakil menteri."

Perihal penambahan wamen pun, menurut Pratikno, belum ada rencana lanjutan. "Sekali lagi, kan kita lihat situasinya. Misalnya sekarang ini load-nya berat di (Kementerian) Kesehatan, dan di situ sudah ada wamennya. Jadi sementara ini nggak ada, belum ada rencana," tutur Pratikno.

Pratikno juga menanggapi soal perlu atau tidaknya Kemensetneg ditambah dengan jabatan wamen. Menurutnya Sekretariat Negara saat ini sudah kuat secara kelembagaan.

"Nggak, kita tidak ada rencana di Kementerian Sekretariat Negara ada wakil menteri. Kan kita timnya sudah kuat, ada Menteri Sekretaris Negara, ada Sekretaris Kabinet, dan ada Kantor Staf Presiden. Jadi nggak ada, di Kementerian Sekretariat Negara nggak ada rencana itu sama sekali," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi memang menambahkan beberapa posisi wamen untuk kabinetnya. Meski demikian, tidak semua kementerian memiliki struktur wamen, seperti Kementerian Ketenagakerjaan hingga Kementerian Dalam Negeri. Sementara beberapa kementerian yang telah memiliki struktur wamen seperti Kemenkes, Kementerian Agama, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementerian Luar Negeri.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait