Gibran dan Kaesang Pangarep Putra Jokowi Dilaporkan ke KPK, Diduga Lakukan KKN
Nasional

Dosen UNJ Ubedilah Badrun melaporkan kedua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ke KPK. Berikut penjelasan terkait dugaan kasusnya.

WowKeren - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ sekaligus aktivis 98, Ubedilah Badrun, melaporkan dua putra Presiden Joko Widodo ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Yang dilaporkan adalah Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep terkait dugaan tindak pidana korupsi atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Laporan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU)," jelas Ubedilah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/1). "Berkaitan dengan dugaan KKN relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan."

Ubedilah menyebut bahwa laporan ini bermula dari tahun 2015, ketika ada perusahaan bernama PT SM dituntut oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai Rp7,9 triliun. Hal ini rupanya terkait dengan status PT SM sebagai tersangka dalam kasus pembakaran hutan.

Namun dalam prosesnya, Mahkamah Agung kemudian hanya mengabulkan tuntutan senilai Rp78 miliar. "Itu terjadi pada Februari 2019 setelah anak Presiden membuat perusahaan gabungan dengan anak petinggi perusahaan PT SM," imbuh Ubedilah.


Ubedilah berpendapat ada tindakan KKN yang sangat jelas melibatkan Gibran, Kaesang, dan anak petinggi PT SM. Hal ini terkait dengan adanya kucuran dana penyertaan modal dari perusahaan ventura.

"Dua kali diberikan kucuran dana, angkanya kurang lebih Rp99,3 miliar dalam waktu yang dekat," kata Ubedilah. "Dan setelah itu kemudian anak Presiden membeli saham di sebuah perusahaan yang angkanya juga cukup fantastis, Rp92 miliar."

"Dan itu bagi kami tanda tanya besar, apakah seorang anak muda yang baru mendirikan perusahaan dengan mudah mendapatkan penyertaan modal dengan angka yang cukup fantastis," lanjut Ubedilah. "Kalau dia bukan anak Presiden?"

Ubedilah mengaku sudah membawa sejumlah alat bukti saat melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK. Bukti ini mencakup data perusahaan serta pemberitaan terkait adanya pemberian penyertaan modal dari ventura.

Beberapa waktu belakangan sejumlah laporan memang masuk ke KPK. Yang terbaru pelaporan sejumlah tokoh seperti Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

(wk/elva)

You can share this post!

Artikel Terkait