Khawatir Terjadi Gelombang Ketiga COVID-19, PTM 100 Persen di Bekasi Kembali Ditunda
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Belakangan diketahui sejumlah sekolah memilih untuk membatalkan atau menunda pelaksanaan PTM 100 persen lantaran khawatir akan penularan COVID-19 varian Omicron. Salah satunya adalah Kota Bekasi.

WowKeren - Sejumlah sekolah di beberapa daerah saat ini diketahui telah mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Adapun hal ini dilakukan sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Meski demikian, tampaknya masih ada daerah yang kembali menunda pelaksanaan PTM 100 persen lantaran mengkhawatirkan penularan COVID-19 khususnya Omicron. Sejauh ini, kasus Omicron paling banyak ditemukam di DKI Jakarta.

Menanggapi banyaknya kasus Omicron yang ditemukan di DKI Jakarta, Kota Bekasi memutuskan untuk menunda pelaksanaan PTM 100 persen. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Tri Ardhianto mengatakan bahwa banyak pihak yang kecewa dengan dibatalkannya PTM 100 persen itu.

Akan tetapi, Tri memiliki alasan bahwa kesehatan lebih penting dan berharap bahwa penyebaran COVID-19 saat ini tidak sampai menyebabkan gelombang ketiga. "Ini juga akan memberatkan sumber daya yang kita miliki," tutur Tri kepada Kompas.com di Stadion Chandrabhaga, Bekasi, Senin (10/1).


Lebih lanjut, Tri mengatakan bahwa Bekasi yang sebagai kota penyangga DKI Jakarta akan berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait dengan merebaknya kasus Omicron seperti sekarang ini. Maka dari itu, pihaknya akan betul-betul berhati-hati dalam menetapkan kebijakan.

Kemudian, Tri menambahkan bahwa pembatalan PTM 100 persen di Kota Bekasi itu juga berkaitan dengan kebijakan Provinsi Jawa Barat yang diinstruksikan langsung oleh Dinas Kesehatan Jabar. Ia mengungkapkan nantinya kebijakan tersebut akan dievaluasi dalam tiga pekan ke depan, yakni pada akhir Januari 2022.

"Perintahnya juga saya tadi dari Ibu Dinas Kesehatan (Dinkes) menyatakan, 'Kita evaluasi sampai tiga minggu ke depan'," jelas Tri. "Jadi artinya, sebetulnya sampai dengan akhir Januari. Ya, kita lihat saja awal Februari."

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta diketahui tetap memilih untuk melanjutkan PTM 100 persen. Pemprov akan tetap melaksanakan PTM 100 persen sembari menunggu kebijakan dari Kemendikbudristek dan Dinas Pendidikan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts