Update COVID-19 Omicron RI: Satu Keluarga di Bandung Terinfeksi, 14 Orang di Jakbar Jadi Suspek
AFP
Nasional
Mutasi Corona Masuk Indonesia

Baru-baru ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung di Jawa Barat mengungkapkan ada empat warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19 Omicron dan masih satu keluarga.

WowKeren - Jumlah kasus COVID-19 Varian Omicron di Indonesia masih terus bertambah. Baru-baru ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung di Jawa Barat mengungkapkan ada empat warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19 Omicron dan masih satu keluarga.

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Bandung, Grace Mediana, empat orang tersebut telah melakukan perjalanan luar negeri dari wilayah terdampak Omicron. Keempat warga Kabupaten Bandung tersebut telah menjalani isolasi selama 14 hari di RSDC Wisma Atlet lalu pulang untuk menjalani isolasi mandiri selama 10 hari.

Keempat warga tersebut kemudian kembali menjalani tes PCR yang lalu turut dilakukan pengujian metode Whole Genome Sequencing (WGS) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat. Hasil WGS menunjukkan bahwa mereka terkonfirmasi terpapar Omicron.

Kini mereka tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan, Kabupaten Bandung. "Langsung semua sekeluarga diisolasi kembali di RS Al Ihsan," ungkap Grace di Bandung pada Senin (10/1).

Lebih lanjut, Grace memastikan empat orang yang dirawat tersebut berada dalam kondisi baik. Ia pun berharap agar tidak ada penyebaran Omicron dari keempat warga tersebut.


"Hasilnya membaik, mudah-mudahan tidak berdampak kepada penyebaran," jelasnya.

Sementara itu, 14 orang warga Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, dinyatakan sebagai suspek Omicron. Mereka adalah bagian dari 36 warga RW 002 Kelurahan Krukut yang dinyatakan positif terpapar COVID-19.

"Untuk warga Krukut 14 orang diantaranya probable varian Omicron, sedangkan yang lainnya masih menunggu hasil," ungkap Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi kepada Beritasatu.com.

Menurut Nadia, Kemenkes telah meminta pihak kelurahan Krukut untuk melakukan tracing lanjutan. Adapun empat RT di RW 002 Kelurahan Krukut kini telah menerapkan lockdown mikro.

"Warga di sana kita minta untuk menerapkan micro lockdown untuk mencegah penyebaran virus COVID-19, khususnya varian Omicron," paparnya. "Dan warga di sana harus terus di-tracing untuk mengetahui kontak eratnya."

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts