Vaksin COVID-19 Produksi Indonesia Punya Potensi Dialokasikan untuk Masyarakat Global?
Nasional
Vaksin COVID-19

Pemerintah berharap Indonesia mampu mencapai kekebalan komunitas melalui program vaksin booster. Indonesia juga diharapkan bisa ikut membawa percepatan pemenuhan akses vaksinasi bagi masyarakat global.

WowKeren - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan bahwa vaksin booster gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Satgas Penanganan COVID melalui juru bicaranya, Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah berharap Indonesia mampu mencapai kekebalan komunitas melalui program vaksin booster tersebut. Indonesia juga diharapkan secara paralel ikut membawa percepatan pemenuhan keadilan akses vaksinasi bagi masyarakat global melalui produksi vaksin dalam negeri.

"Upaya produksi vaksin dalam negeri adalah bentuk upaya kemandirian bangsa sekaligus meningkatkan alokasi vaksin produksi luar negeri untuk negara lain yang membutuhkan untuk mencapai target WHO," kata Wiku dalam keterangan pers yang digelar secara daring, Selasa (11/1).

"Pemerintah berharap Indonesia mampu mencapai kekebalan komunitas yang mencukupi melalui program vaksin booster dan secara paralel mampu berpengaruh membawa percepatan pemenuhan keadilan akses vaksinasi bagi masyarakat global melalui produksi vaksin dalam negeri," lanjutnya.

Wiku menyebut bahwa target WHO adalah 70 persen populasi di tiap negara sudah divaksinasi pada pertengahan 2022. Karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pendampingan cara pembuatan obat yang baik atau CPOB.


"Dan pengadaan fasilitas pendukung seperti pabrik untuk produksi bahan baku dalam negeri kepada empat produsen vaksin dalam negeri," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo kembali menekankan pengembangan vaksin buatan dalam negeri melalui vaksin Merah Putih. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas pada Senin (10/1) lalu.

"Bapak presiden juga menggarisbawahi terkait dengan pengembangan vaksin merah putih dan dilaporkan bahwa vaksin-vaksin Merah Putih ada beberapa yang sudah masuk dalam tahap uji coba," papar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi persnya pada Senin (10/1).

Ia menyebut, beberapa vaksin yang sudah dalam tahap uji coba yakni hasil kerja sama Universitas Airlangga dengan PT Biotis. Selain itu, ada juga vaksin kerja sama BUMN dengan Baylor College of Medicine.

"Seperti yang kerja sama, Unair dengan Biotis dan juga terkait dengan ada vaksin BUMN dengan Baylor yang juga akan masuk dalam tahap uji coba," pungkas Airlangga.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts