2 Sekolah di Jakarta Timur Temukan Siswanya Terpapar COVID-19, PTM 100 Persen Diberhentikan
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Dua orang siswa yang terpapar COVID-19 itu berasal dari SMAN 71 Jakarta dan SMK Malaka, Pondok Kopi. Mengacu pada SKB 4 Menteri kegiatan PTM 100 Persen di sekolah tersebut dihentikan selama lima hari.

WowKeren - Seperti yang diketahui, sejumlah daerah saat ini tengah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Salah satu daerah yang telah menerapkan PTM 100 persen adalah Jakarta Timur.

Namun, baru-baru ini, dua sekolah di Jaktim diketahui menghentikan sementara kegiatan PTM 100 persen setelah mendapati siswanya ada yang terpapar COVID-19. Adapun sekolah tersebut adalah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 71 Jakarta dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Malaka, Pondok Kopi. Kedua sekolah ini berada di Kecamatan Duren Sawit.

Satu siswa kelas 12 di SMAN 71 Jakarta dilaporkan terpapar COVID-19 varian Omicron. Sementara untuk siswa SMK Malaka dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19, namun untuk variannya belum dapat dipastikan.

Kepala Sekolah SMAN 71 Jakarta, Acep Mahmudin menuturkan bahwa satu siswanya yang terkonfirmasi positif COVID-19 varian Omicron itu masuk sekolah pada Senin (3/1). Setelah itu mulai Selasa (4/1) hingga Jumat (7/1), siswa tersebut tidak masuk sekolah lantaran izin.


Acep kemudian mengatakan pihaknya mendapatkan kabar dari orangtua siswa tersebut bahwa hasil tes usap PCR anaknya menunjukkan hasil terkonfirmasi positif COVID-19. "Kami langsung melakukan koordinasi baik dengan Puskesmas, Suku Dinas Kesehatan (Jakarta Timur) untuk bagaimana langkah berikutnya," tutur Acep dalam keterangan, Selasa (11/1).

Selanjutnya, Abdul memastikan bahwa siswa yang terpapar Omicron itu berdasarkan dari hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing. Sementara itu, kepada Kompas.com, Lurah Cipinang Cempedak Abdul Muin mengkonfirmasi bahwa siswa SMAN 71 yang terpapar Omicron itu merupakan warganya. "Ya, betul," ujar Abdul dalam pesan singkat, Selasa (11/1).

Sementara mengenai siswa SMK Malaka yang terpapar COVID-19 itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Machmuri Dede Pranoto belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. "Hari Jumat ketahuan (positif) dan informasinya juga sore hari," ujar Dede dalam keterangan, Selasa (11/1).

Imbas temuan kasus COVID-19 terhadap siswa SMAN 71 dan SMK Malaka itu, pihak sekolah lantas memberhentikan PTM 100 persen selama lima hari. Pemberhentian ini terhitung sejak Senin (10/1) hingga Jumat (14/1) mendatang.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts