BK DPRD DKI Jakarta Tegur Anggota Dewan yang ke Kantor Pakai Celana Jins Sobek
Nasional

Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta menyinggung soal busana kerja yang dikenakan salah seorang anggota dewan. BK menyindir soal ada salah anggota dewan yang memakai celana jins sobek-sobek.

WowKeren - Tak hanya sepak terjang dan kontribusianya pada masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat juga menjadi sorotan terkait penampilan atau gaya fashion-nya. Tak hanya bagi  masyarakat, hal itu juga menjadi sorotan Badan Kehormatan. Apalagi gaya fashion yang dipakai saat sedang berada di kantor.

Hal itu ternyata juga menjadi sorotan sendiri bagi Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta. Salah satu BK DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDIP, Rasyidi mengkritik soal adanya anggota dewan yang berkantor menggunakan celana jins. Bahkan anggota yang tidak disebut namanya itu memakai celana jins sobek-sobek.

Rasyidi menyampaikan persoalan tersebut saat rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Kementerian Dalam Negeri di Gedung DPRD DKI Jakarta yang dilaksanakan pada Kamis (13/1) kemarin. Rasyidi tak melarang para anggota dewan memakai jins, tapi harus tetap menerapkan nilai-nilai kesopanan dan kerapian.

"Saya masih lihat kawan-kawan kalau berpakaian, bukan tidak boleh pakai jins, boleh, jins atasan jas, kelihatan enak dilihat," ujar Rasyidi di Gedung DPRD DKI Jakarta yang dilaksanakan pada Kamis (13/1) kemarin.



Karena itu, Rasyidi mengaku jiga dirinya agak tidak berkenan ketika ada anggota dewan yang menggunakan celana jins sobek-sobek. Sebab hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan kehormatan DPRD DKI. Rasyidi pun memberikan imbauan kepada para angota dewan agar tidak menggunakan jins sobek-sobek ketika sedang bekerja untuk menjaga marwah mereka sebagai DPRD.

"Tapi kalau jins sudah robek dipakai kurang elok, ini sekadar imbauan untuk menjaga marwah kita," jelas Rasyidi.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi pun langsung ikut merespons interupsi dari anggotanya. Prasetyo Edi Marsudi pun mendukung protes yang dilayangkan Rasyidi. Prasetyo Edi Marsudi pun tak segan meminta Badan Kehormatan untuk memanggil dan memberi peringatan langsung pada anggota dewan yang dimaksud.

"Panggil aja Pak di Badan Kehormatan (BK)," pungkas Prasetyo Edi Marsudi.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts