Soroti Perkembangan Metaverse di Indonesia, Menkominfo: Akan Terus Berevolusi
Pixabay/Tumisu
Nasional

Menteri Komunikasi dan Informatika melihat peluang besar perkembangan Metaverse di Indonesia. Menkominfo melihat kini Metaverse di Indonesia mulai terbentuk dan akan terus berevolusi.

WowKeren - Metaverse saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menilai bahwa Indonesia punya peluang besar dalam pengembangan metaverse dunia. Peluang ini bisa dikembangkan dalam forum Presidensi G20 Indonesia 2022.

Pemerintah pun saat ini mendorong kolaborasi multipihak dalam merintis dan mewujudkan metaverse. Harapannya, metaverse bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di era digital.

“Metaverse Indonesia telah mulai terbentuk dari sektor yang ekosistem usernya paling adaptif untuk mengadopsi inovasi digital. Hal ini pun akan terus berevolusi dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas," ujar Johnny, Jumat (14/1).

Johnny menyebut, pengembangan metaverse menggunakan sumber daya, konektivitas, dan semua elemen informatika di Indonesia. Selain itu, diperlukan keterlibatan berbagai perusahaan yang telah berfokus untuk mengembangkan metaverse.

Presiden Joko Widodo sebelumnya juga membahas dunia metaverse dalam pidatonya di Muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke-34 pada Desember 2021 lalu. Menurutnya, di masa depan dakwah maupun pengajian bisa dilakukan secara virtual dengan metaverse. Presiden meminta seluruh warga NU bisa mengantisipasi kemajuan teknologi ini.


“Metaverse akan mengubah, saya tidak tahu apakah pandemi ini menjadi dipercepat lima atau sepuluh tahun tapi pasti datang. Oleh sebab itu, kita semua harus siap dan kita bersama-sama NU untuk peradaban dunia," pungkas Jokowi kala itu.

Metaverse diketahui merupakan semesta kolaboratif yang menggabungkan interaksi manusia dengan avatar serta berbagai produk dan layanan antara dunia nyata dengan dunia digital tanpa batas. Di mana semua bisa berlangsung secara simultan dan paralel.

Metaverse memiliki potensi yang besar bagi masyarakat buntuk berinteraksi, bekerja, belajar dan berkarya. Bukan hanya ditujukan untuk ‘gaming’ atau pertukaran NFT (non-fungible tokens) semata.

WIR Group sebagai salah satu perusahaan teknologi perangkat lunak metaverse asal Indonesia akan memperkenalkan prototipenya pada perhelatan Presidensi G20 Indonesia 2022 ini. Dalam kolaborasi ini WIR Group akan mengajak perusahaan global Meta (Facebook) dan Microsoft sebagai pengembang perangkat keras seperti kacamata augmented dan virtual reality.

Rencana kolaborasi pemerintah-swasta dan antar perusahaan ini diharapkan dapat merintis metaverse versi Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di era digital.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait