Sandiaga Uno Hingga Ridwan Kamil Soroti Ghozali Usai Jual Swafoto Senilai Miliaran di NFT
opensea.io
Nasional
Fenomena NFT

Munculnya 'Ghozali Everyday' yang telah berhasil menjual foto-fotonya senilai miliaran rupiah melalui NFT kini memicu publik berbondong-bondong mengikuti jejaknya. Capaian Ghozali ini pun mendapat sorotan dari pejabat negara.

WowKeren - Belakangan ini, seorang mahasiswa yang diketahui identitasnya sebagai Ghozali tengah ramai diperbincangkan oleh publik. Pasalnya, ia berhasil menjual swafoto atau foto selfie-nya senilai miliaran rupiah.

Adapun foto-fotonya itu terjual sebagai non-fungible token alias NFT di platform marketplace OpenSea. Selain menjadi perbincangan publik, hal itu tampaknya juga mendapat perhatian dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Melalui akun Instagram-nya, @sandiuno, Sandiaga Uno memberikan apresiasinya kepada Ghozali yang telah konsisten menjual foto selfie-nya selama 5 tahun. Ia lantas sedikit menyinggung mengenai NFT yang saat ini juga ramai diperbincangkan publik.

"Yang awalnya per foto dia menjual seharga 45.000," tulis Sandiaga Uno, dilihat pada Sabtu (15/1). "Saat ini dihargai belasan juta rupiah bahkan ada satu foto yang dihargai 95 juta, dengan total valuasi NFT-nya bernilai lebih dari 13 miliar rupiah. Luar biasa!."

Photo-INFO

Instagram


Sandiaga Uno lantas menyebut bahwa dunia sudah mulai berubah, dan kini platform digital seperti NFT bisa menghasilkan uang. Bahkan ia juga menyebut hal seperti ini bisa menciptakan lapangan kerja dan berpotensi membangkitkan ekonomi.

Sementara itu, Ridwan Kamil juga mengapresiasi kesuksesan yang telah berhasil diraih oleh Ghozali. Ia menuturkan bahwa Ghozali merupakan contoh sukses yang menunjukkan karya kreatif dan konsisten itu mendapatkan tempa serta apresiasi yang luar biasa di NFT.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan bahwa fenomena "Ghozali Everyday" itu membuka mata banyak pihak mengenai NFT. Sebelumnya, ia mengaku telah mendengungkan NFT kepada masyarakat sejak tahun 2021 lalu. Menurutnya, hal ini memberi peluang baru bagi sektor ekonomi kreatif.

Lebih lanjut, Kang Emil menuturkan bahwa beragam karya kreatif bisa ditawarkan di NFT, tidak hanya lukisan saja. Selain itu, penilaian bagus dan jelek tidak lagi menjadi masalah, selama ada yang menyukai, maka transaksi akan terjadi di bursa seni digital tersebut.

"Apa yang saya sampaikan saat itu terbukti kan? Capaian Ghozali dan lukisan yang dijual Pak Solihin di jalan Braga yang saya pajang di akun NFT sangat membanggakan," tutur Kang Emil dalam keterangan, dilihat pada Sabtu (15/1). "Saya berharap ini menginspirasi pelaku industri kreatif lainnya."

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts