Usai Diliburkan Akibat Seorang Siswa Dinyatakan Positif COVID-19, SMAN 22 Surabaya Besok Kembali PTM
sman22sby.sch.id
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Sebagai informasi, sejak pekan lalu, sekolah di Surabaya, Jawa Timur, sudah melaksanakan PTM 100 persen sesuai arahan SKB 4 Menteri. Namun baru-baru ini ditemukan kasus COVID-19 di salah satu sekolah.

WowKeren - Menindaklanjuti arahan dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, sekolah di Surabaya, Jawa Timur telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Adapun pelaksanaan PTM ini telah dimulai sejak pekan lalu dengan menerapkan skema dua kloter.

Akan tetapi, belum lama ini, beredar kabar ada klaster COVID-19 yang ditemukan di SMA Negeri 22 Surabaya. Sementara itu, berdasarkan pantauan dari detikcom, sekolah tampak sepi dan tidak ada siswa yang masuk.

Selain itu, di SMAN 22 Surabaya juga tidak dilakukan PTM. Bahkan para guru hingga karyawan juga tidak tampak di lingkungan sekolah.

Mengenai kabar temuan kasus COVID-19 di SMAN 22 Surabaya itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menuturkan bahwa pihaknya tidak melakukan lockdown. Namun hanya meniadakan PTM sementara bagi seluruh siswa.


Lebih lanjut, Khofifah menyebut bahwa ada satu orang siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19. Ia menambahkan bahwa pada Selasa (18/1) hari ini, para siswa memang diliburkan. Sementara sekolah akan mengatur kembali mekanisme penyelenggaraan PTM.

"Jadi yang terjadi di SMA 22 Surabaya ini bukan lockdown, hari ini diliburkan untuk bisa diatur kembali," tutur Khofifah di sela-sela kunjungannya berbelanja buah Srikaya di Pasar Blutho, Sumenep, Madura, Selasa (18/1).

Khofifah kemudian menambahkan bahwa siswa yang dinyatakan positif COVID-19 itu merupakan siswa kelas 11. Menurutnya, khusus di kelas siswa yang positif COVID-19 akan dilakukan pembelajaran secara daring. Sementara untuk kelas lainnya tetap dilakukan PTM seperti sebelumnya.

"Khusus kelas 11 di mana sang anak ini terkonfirmasi positif, akan dilakukan daring," tandas Khofifah. "Jadi daringnya hanya satu kelas di mana ada anak terkonfirmasi positif di SMA 22 Surabaya ini bukan lockdown, tapi hari ini diliburkan."

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts