Siap-siap Boyong, 500 Ribu PNS, TNI dan Polri Bakal Pindah ke Ibu Kota Baru Mulai 2022
Instagram/nyoman_nuarta
Nasional
Ibu Kota Baru Indonesia

Pemerintah menargetkan pemindahan para PNS hingga anggota TNI dan Polri ke Ibu Kota Baru dimulai sejak tahun 2022 ini. Sekitar 500 ribu PNS bakal pindah secara berkala.

WowKeren - Pembangunan Ibu Kota Negara baru semakin di depan mata. Pemerintah pun menargetkan akan memindahkan sebanyak 500 ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) kementerian dan lembaga ke kawasan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur pada tahap awal pembangunan periode 2022-2024.

Perpindahan itu akan dilaksanakan seiring dengan pembangunan infrastruktur utama. Seperti di antaranya istana kepresidenan, gedung DPR/MPR dan perumahan di tahap awal pembangunan IKN.

"Pembangunan dan beroperasinya infrastruktur dasar untuk 500 ribu penduduk tahap awal," tulis keterangan di situs resmi IKN, Selasa (18/1).

Presiden Joko Widodo rencananya juga akan merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-79 di kawasan IKN pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Sementara pada periode 2025-2035, akan dilakukan pengembangan fase kota berikutnya. Seperti pusat inovasi dan ekonomi, dan menyelesaikan pemindahan pusat pemerintahan IKN. Selain itu, pengembangan sektor-sektor ekonomi prioritas, penerapan sistem insentif untuk sektor-sektor ekonomi prioritas dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan juga akan dilakukan pada periode tersebut.


Tak hanya PNS, pemerintah secara bertahap juga akan memindahkan personel TNI hingga Polri ke IKN baru mulai 2022 hingga 2024. Proses pemindahan para ASN disesuaikan dengan kebutuhan pemerintahan yang akan berjalan secara bertahap di ibu kota baru.

Hal itu sebelumnya juga sudah disinggung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo pada Juni 2021 lalu. Tjahyo Kumolo mengatakan sebagian aparatur sipil negara (ASN) di kementerian/lembaga dan instansi pusat sudah pindah secara bertahap ke IKN baru pada tahun 2023.

Target ini diputuskan, agar di tahun 2024 IKN sudah bisa menjalankan struktur pemerintahan dengan sistem smart government.

"Kami ingin target akhir tahun 2023 sebagian ASN kementerian, lembaga dan instansi pusat sudah bertahap pindah ke ibu kota baru," jelas Tjahjo.

Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan peta jalan atau roadmap terkait pelaksanaan pemerintahan tersebut. Hanya saja, peta jalan itu masih menunggu kepastian keputusan perpindahan ibu kota.

"Kita punya keinginan 17 Agustus 2024, upacara kenegaraan nanti sudah bisa diperingati bersama oleh segenap pejabat dan ASN kementerian, lembaga, instansi pusat di ibu kota baru," pungkasnya.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts