Bukan COVID, TKI Lamongan yang Meninggal Pasca Tiba dari Malaysia Alami Benjolan di Perut
Pixabay/ilustrasi/soumen82hazra
Nasional

Seratus lebih pekerja migran Indonesia baru saja pulang dari Malaysia dan menjalani karantina. Nahas, salah satu TKI asal Lamongan meninggal setelah dilarikan ke RS.

WowKeren - 129 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI (Tenaga Kerja Indonesia) baru saja pulang dari Malaysia. Mereka pun pulang ke Jawa Timur melalui Bandara Internasional Juanda. Sayangnya, satu di antara para TKI tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Haji Surabaya pada Minggu (23/1) kemarin.

Direktur Utama Rumah Sakit Haji Surabaya, dr Herlin Ferliana menegaskan bahwa PMI atas nama Sholikin bin H. Zakariyah itu meninggal bukan karena COVID-19. Pasalnya tes PCR PMI tersebut menunjukkan hasil negatif.

"Bukan karena Covid-19, hasil tes PCR kepada yang bersangkutan negatif," kata Herlin dikonfirmasi pada Senin (24/1).

Dari informasi laporan yang dihimpun, pria berusia 62 tahun warga Desa Sugihan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, itu meninggal pada Minggu pukul 05.00 WIB. Sholikin dilarikan ke Rumah Sakit Haji Surabaya usai mendarat dari Malaysia pada Sabtu (21/1) pukul 14.40 WIB karena menderita benjolan di perut.


Sholikin pun sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya. Sayangnya, usai 14 jam dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya, Sholikhun meninggal dunia. Saat ini, otoritas terkait pun sedang berkoordinasi dengan keluarga almarhum Sholikin di kampung halamannya.

Sebelumnya diketahui bahwa pada Sabtu (22/1) lalu, sebanyak 129 PMI asal Malaysia mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Jadwal kedatangan itu diketahui lebih cepat dari rencana awal. Semula rombongan PMI itu dijadwalkan sampai pada Rabu (26/1) mendatang.

Sama seperti semua pelaku perjalanan dari luar negeri pada umumnya, 129 orang PMI itu juga diwajibkan menjalani masa karantina selama 7 hari setelah sampai di Bandara Juanda. Mereka ditempatkan di fasilitas yang disediakan usai dilakukan tes PCR. Jika hasil tes PCR positif Covid-19 akan dirujuk ke rumah sakit yang ditetapkan.

Dari hasil pemeriksaan PCR, sebanyak dua orang PMI dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Selain itu ada juga tiga orang PMI dinyatakan menderita sakit dan dirawat di RS.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts