Formula E Jakarta Dijadwalkan Digelar Juni 2022, Tender Sirkuit Gagal Hingga Belum Ada Sponsor Resmi
Nasional
Kontroversi Formula E

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) baru-baru ini mengumumkan melalui bahwa tender proyek pembangunan lintasan balap Formula E gagal terlaksana. Padahal agenda 2022 Jakarta E-Prix dijadwalkan terselenggara pada 4 Juni 2022 mendatang.

WowKeren - Ajang balap mobil listrik Formula E di DKI Jakarta sudah di depan mata. Agenda 2022 Jakarta E-Prix dijadwalkan terselenggara pada 4 Juni 2022 mendatang.

Meski demikian, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) baru-baru ini mengumumkan melalui bahwa tender proyek pembangunan lintasan balap Formula E gagal terlaksana. Pengumuman tersebut diunggah PT Jakpro di situs http://eproc.jakarta-propertindo.com.

Dalam situs tersebut, tertera tender proyek berjudul "Jasa rancang bangun proyek pembangunan lintasan balap Formula E" dengan tulisan "gagal" di sampingnya.

Direktur PT Jakarta Propertindo atau Jakpro sekaligus Managing Director Formula E dan panitia lelang tender, Gunung Kartiko, enggan memberikan komentar terkait gagal lelang tender di sirkuit Formula E Jakarta ini. Gunung menyatakan dirinya "dilarang bicara".



"Saya dilarang bicara. Nanti saya dimarahin," ujar Gunung pada Senin (24/1).

Sebagai informasi, lelang tender pembangunan sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara, itu dibuka sejak 5 Januari 2022 dan ditutup Selasa (11/1) lalu. PT Jakpro membuka tender proyek pengaspalan sirkuit Formula E dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp 50,15 miliar.

Pemenang tender akan membangun lintasan balap Formula E di Ancol. PT Jakpro sendiri mencari perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelaksana untuk kontruksi jalan raya (kecuali jalan layang), jalan, rel kereta api, dan landas pacu bandara.

Di sisi lain, Gunung sebelumnya juga sempat mengungkapkan bahwa hingga Senin (24/1) belum ada satu pun sponsor yang resmi bergabung dalam ajang Formula E Jakarta. Menurut Gunung, sudah ada sponsor yang tertarik namun baru sekadar pernyataan lisan yang tidak bisa dipublikasikan.

"Jadi sponsorship belum secara resmi kita open, tapi secara verbal secara pendekatan networking yang berminat (ada) walaupun belum bisa kita declare di sini karena belum hitam di atas putih," paparnya.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts