Kapolres Padang Panjang AKBP Novianto Taryono menjelaskan bahwa bus dikemudikan oleh seorang sopir pengganti pada saat kejadian. Sedangkan sopir utama tengah beristirahat.
- Bertilia Puteri
- Senin, 31 Januari 2022 - 09:43 WIB
WowKeren - Sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dilaporkan mengalami kecelakaan di Simpang Lapan, Padang Panjang, Sumatera Barat pada Minggu (30/1). Atap bus PO Sipirok Nauli tersebut sampai terlepas usai menyeruduk flyover Simpang Lapan.
Insiden tersebut mengakibatkan 17 orang penumpang mengalami luka ringan. 15 orang di antaranya bahkan telah melanjutkan perjalanan dengan bus pengganti, sedangkan dua orang lainnya dirawat di RSUD Padang Panjang.
Salah satu penumpang bus tersebut lantas mengungkapkan kondisi pada saat kejadian. Penumpang sekaligus kernet bus tersebut, Pangoloi, mengaku bahwa laju kendaraan itu cukup kencang sesaat sebelum mendekati flyover.
Pangoloi mengaku sudah pernah melewati jalur tersebut. Namun karena lampu jalan yang tidak menyala di dini hari, ia terkejut kala melihat posisi flyover sudah sangat dekat di kepala bus.
"Saat itu saya langsung jongkok di jenjang pintu kiri depan," tuturnya dilansir PojokSatu. "Sementara penumpang pada saat kejadian semua dalam keadaan tertidur. Tubrukan yang sangat keras karena laju bus cukup kencang menyebabkan bagian atap bus sampai copot."
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Novianto Taryono menjelaskan bahwa bus dikemudikan oleh seorang sopir pengganti pada saat kejadian. Sedangkan sopir utama tengah beristirahat.
"Jadi kan ada dua sopir. Sopir utama istirahat dan sopir pengganti, Manalu, ini yang bawa bus. Usai kecelakaan dia kabur dan sekarang kita kejar," papar Novianto.
Adapun kecelakaan tunggal tersebut terjadi diduga karena sang sopir tak mematuhi rambu lalu lintas. Menurut Novianto, ada dua rambu yang dipasang sebelum flyover, yaitu larangan melintas bagi bus dan truk.
"Kemudian rambu ketinggian 2,2 meter jelang lorong flyover," jelasnya.
Sopir tersebut diduga tak melihat rambu karena kondisi yang masih pagi buta. Apalagi bus melaju dengan cukup kencang hingga menabrak flyover.
"Ada dentuman sangat keras dari luar, saya kira bunyi apa sekeras itu. Ternyata ada bus yang nabrak jembatan," paparnya dilansir Tribun Padang. "Saya lihat ke luar rumah, saya kaget lagi, ternyata ada bus yang sudah hancur bagian atasnya. Ketika itu saya langsung bergegas keluar selamatkan penumpang busnya."
(wk/Bert)