Raja Maroko, MU Hingga Barcelona Ikut Berduka Usai Rayan Meninggal Sebelum Diselamatkan dari Sumur
pixabay.com/Ilustrasi/mh-grafik
Dunia

Sebelumnya, para penggali berupaya mengeluarkan bocah itu setelah dia jatuh 32 meter (100 kaki) ke dalam sumur sempit. Tragedi ini menjadi kabar duka bagi masyarakat Maroko dan dunia.

WowKeren - Bocah yang terjebak di sebuah sumur sedalam 32 meter, Rayan Oram, meninggal dunia. Mayat bocah berusia lima tahun tersebut ditemukan pada hari Sabtu (5/2) di desa Ighrane dekat kota utara Chefchaouen.

Sebelumnya, para penggali berupaya mengeluarkan bocah itu setelah dia jatuh 32 meter (100 kaki) ke dalam sumur sempit. Tragedi ini menjadi kabar duka bagi masyarakat Maroko. Raja Maroko Mohammed VI turut menyampaikan belasungkawa kepada orang tua bocah itu.

"Menyusul kecelakaan tragis yang merenggut nyawa bocah bernama Rayan Oram, Yang Mulia Raja Mohammed VI menelepon orang tua anak laki-laki yang meninggal setelah jatuh dari sumur," kata pernyataan dari Kerajaan.

Upaya penyelamatan itu berbahaya mengingat kondisi sumur yang hanya memiliki lebar 45 meter di bagian atas dan semakin menyempit jauh ke bawah. Hal itu membuat tim penyelamat tidak bisa turun secara langsung. Belum lagi ditambah dengan ancaman batu-batu besar dan tanah longsor. Melansir Al Jazeera, di seluruh negeri orang Maroko mengikuti kisah itu di televisi di rumah-rumah dan kafe-kafe.


"Saya sangat sedih mengetahui Rayan telah meninggal. Belasungkawa yang tulus kepada orang tua," kata Abderrahim Sabihi, warga ibu kota Rabat yang mengikuti upaya penyelamatan dari sebuah kafe. Ratusan penduduk desa juga berdiri di dekat lokasi saat upaya penyelamatan berlanjut.

Keluarga Rayan pertama kali menyadari bahwa ia telah hilang setelah mereka mendengar suara tangisan lirih. Ketika mengarahkan cahaya dari telepon genggam, terlihat Rayan yang menangis di dalam sumur. "Dia menangis dan berkata 'angkat saya'," kata kerabat Rayan kepada Reuters TV.

Kematian Rayan telah menyita perhatian dunia. Pemain Paris-Saint Germain dan pesepakbola nasional Maroko Achraf Hakimi mengunggah ilustrasi wajah Rayan disertai dengan ungkapan ayat Al-Quran, "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan dikembalikan."

Beberapa klub sepak bola Eropa juga menyampaikan belasungkawa mereka di laman media sosial. Laman berbahasa Arab Barcelona FC menyampaikan bela sungkawa mereka. Akun Twitter Arab Manchester United juga menyampaikan simpati kepada keluarga Rayan.

Tim sepak bola Saudi Al Hilal dan Al Nassr, serta tim liga Maroko, Wydad Athletic Club dan Fath Union Sport, juga membagikan berita kematian Rayan. Klub Olahraga Zamalek, salah satu tim sepak bola terbesar Mesir, memberikan penghormatan kepada masyarakat Maroko dan Arab.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait