Sarankan Petisi Dibacakan Di Tanjung Priok, Pihak Gaga Muhammad: Biar Dengar yang Meninggal Itu
Instagram/edlnlaura
Selebriti
Laura Anna Tuntut Keadilan

Belum lama ini muncul petisi yang meminta Gaga Muhammad dihukum seberat mungkin. Kini pihak keluarga Gaga pun tampak memberikan sentilan pedas untuk pencetus petisi tersebut.

WowKeren - Gaga Muhammad telah divonis hakim menerima hukuman 4,5 tahun penjara serta denda Rp 10 juta lantaran terbukti lalai dalam berkendara hingga menyebabkan kecelakaan bersama Laura Anna. Lantas Gaga pun dikabarkan mengajukan banding karena tak terima mendapatkan vonis tersebut.

Pada saat itu pula muncul petisi yang meminta Gaga Muhammad dihukum seberat mungkin sehingga Laura Anna bisa meninggal dengan tenang karena telah mendapatkan keadilan. Dan kini petisi tersebut terlihat mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.

Lantas kini pihak keluarga Gaga Muhammad pun buka suara untuk menanggapi adanya pertisi tersebut. Diwakili ibu Gaga, Janariyah, keluarga melontarkan sindiran pedas pada pihak pencetus petisi.

"Kalau memang dengan petisi sampai bisa menggagalkan banding, berarti suatu saat ketika ada masalah, kita tidak perlu ada pengadilan," ujar Janariyah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (8/2). "Tidak perlu sidang atau apa pun itu, tinggal cari tanda tangan saja kalau memang itu bisa."


Sependapat dengan Janariyah, Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Gaga Muhammad juga mengaku heran dengan adanya petisi tersebut. Mengingat sosok orang yang mereka perjuangkan keadilannya telah meninggal.

"Petisinya kan ditujukan kepada orang meninggal supaya merasakan keadilan. Sampai sekarang saya bingung, bagaimana orang yang meninggal dunia bisa merasakan sesuatu," tutur Fahmi Bachmid.

Menurutnya, masyarakat lebih baik membuat petisi untuk kepentingan keluarga mendiang Laura Anna yang masih hidup. "Lebih baik petisinya itu ditujukkan untuk kepentingan keluarga almarhumah. Artinya kepentingan orang yang masih hidup," kata Fahmi Bachmid.

Kendati demikian, pihak Gaga Muhammad mengaku tak mau ambil pusing soal adanya petisi tersebut. Bahkan Fachmi Bachmid memberikan sentilan pedas dengan menyarankan agar si pembuat petisi langsung membacakan petisinya tersebut di Tanjung Priok.

"Biar lebih afdal, petisinya dibacakan di Tanjung Priok. Biar mendengarkan orang yang meninggal dunia itu," ucap Fahmi Bachmid.

(wk/lail)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait