Pembalap Terciduk Beli Kartu Perdana hingga Bersepeda, Sistem Bubble MotoGP Mandalika Disebut Ketat
Instagram/themandalikagp
Nasional

Direktur ITDC Abdulbar M. Mansoer memaparkan bahwa penyelenggara dari awal telah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19, Kementerian Kesehatan, dan BNPB untuk menerapkan sistem bubble tersebut.

WowKeren - Sejumlah pembalap MotoGP yang akan megikut tes pramusim di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari 2022 mendatang telah tiba di Lombok, NTB, sejak beberapa waktu lalu. Mereka ramai membagikan aktivitas mereka di Mandalika, mulai dari mengunjungi konter HP untuk membeli kartu perdana hingga bersepeda.

Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan tentang sistem bubble di MotoGP Mandalika yang bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. Terkait hal itu, Direktur ITDC Abdulbar M. Mansoer menyatakan bahwa sistem bubble di Mandalika berjalan baik, termasuk saat para pembalap memamerkan aktivitas mereka.

Abdulbar menjelaskan bahwa sistem bubble ini membatasi ruang gerak para pembalap. Semua aktivitas pembalap disebutnya berada dalam pengawasan ketat panitia.

"Jadi kalau yang dilihat kemarin itu mereka sudah ada yang mengawasi. Mereka hanya boleh exercise, hotel dan di sirkuit, dan kalau ada yang berinteraksi itu dengan pengawasan kita," jelasnya dilansir Antara pada Kamis (10/2). "Jadi ada dari panitia yang mengawasi, dan kita strict (ketat) sekali."


Lebih lanjut, Abdulbar juga memaparkan bahwa penyelenggara dari awal telah berkoordinasi dengan Satgas COVID-19, Kementerian Kesehatan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menerapkan sistem bubble tersebut. Para pembalap diketahui terbang dari Malaysia usai melakukan tes pramusim di Sepang dan mendarat di Lombok.

"Kami juga berusaha untuk memperkuat sistem bubble ini dengan didampingi untuk setiap perjalanan kru dan pembalap yang berjumlah 526," jelasnya. "Termasuk kemarin arahan dari Marsekal Hadi Tjahjanto selaku ketua panitia bahwa setiap perjalanan pembalap ke mana pun itu didampingi dengan satu personel dari BNPB dan panitia."

Selain itu, Abdulbar juga memaparkan bahwa pihaknya telah menggelar tes PCR. Dan keseluruhan hasilnya adalah negatif.

"Jadi kami berawal dari negatif, terakhir pada saat WBSK kami juga berhasil untuk tidak menjadi klaster baru. Semoga di pre-season test dan di MotoGP nanti kmi bisa melakukan standar yang sama sehingga tidak ada kasus baru lagi," tukasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait