Tiket Formula E Dijual Sebelum Sirkuit Rampung Tuai Kritik, Ini Kata Wagub DKI Hingga Jakpro
AFP/Patricia De Melo
Nasional
Kontroversi Formula E

Vice Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, memastikan bahwa pembangunan sirkuit Formula E akan rampung tepat waktu. Ia juga menyatakan bahwa pembangunan lintasan tersebut berkualitas.

WowKeren - Tiket balap mobil listrik Formula E Jakarta akan dijual mulai Maret 2022 mendatang. Namun rencana penjualan tiket Formula E sebelum sirkuitnya jadi ini justru menuai banyak kritik.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria lantas buka suara menanggapi rencana tersebut. Menurutnya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) telah memiliki perhitungan untuk menjual tiket terlebih dahulu.

"Saya kira semua sudah diperhitungkan oleh Jakpro sebagai penyelenggara. Proses penyelenggaraannya, sirkuit, sosialisasi, penjualan tiket, dan sebagainya semua sudah ada timeline sejak awal," terang Riza di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (15/2) malam.

Sementara itu, pihak Jakpro sendiri menilai penjualan tiket sebelum sirkuit rampung merupakan hal wajar. Vice Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, mengatakan bahwa tiket biasa dijual sebelum lokasi pasti di suatu negara ditetapkan.


"Dalam bisnis entertainment global, adalah praktik yang wajar menjual tiket sebelum lokasi pasti ditetapkan, namun negara yang dituju sudah ada. Tiket dijual sebelumnya melalui pre-sales dan pre-booking oleh penyelenggara pusat," paparnya.

Lebih lanjut, Gunung memastikan bahwa pembangunan sirkuit Formula E akan rampung tepat waktu. Ia juga menyatakan bahwa pembangunan lintasan tersebut berkualitas.

"Pembangunan sirkuit berkualitas dan tepat waktu. Seperti pada awal penjelasan yang sudah diberitakan sebelumnya, proses pengerjaan sirkuit Formula E dengan spesifikasi teknis standar FIA grade 1 dapat dikerjakan tepat waktu mengingat jalur lintasan yang lebih pendek dibandingkan dengan lintasan Formula 1, maupun MotGP," jelasnya.

Menurut Gunung, perhitungan waktu pembuatan sirkuit telah diverifikasi pula oleh Formula E Operations (FEO). Pihak FEO juga disebut melakukan monitoring progres pembangunan sirkuit selama 24 jam.

"Hal ini sudah diverifikasi dengan FEO dan dimonitor progresnya setiap hari selama 24 jam melalui control tower dan project management system digital dengan tingkat akurasi monitoring yang tinggi. Nantikan waktunya kami akan showcase sirkuit Jakarta E-Prix dalam waktu dekat," pungkasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait