Diketahui, video itu direkam di sekitar Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (12/2). Kekinian, emak-emak tersebut akhirnya meminta maaf dan menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi tersebut.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 17 Februari 2022 - 11:29 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, pembalap MotoGP Fabio Di Giannantonio yang mengikut tes pramusim di Sirkuit Mandalika menyoroti aksi emak-emak buang sampah sembarangan. Fabio Di Giannantonio membagikan video seorang emak-emak yang membuang sampah ke laut.
Diketahui, video itu direkam di sekitar Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (12/2). Kekinian, emak-emak tersebut akhirnya meminta maaf dan menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi tersebut.
"Dari pihak desa maupun kecamatan sudah melakukan mediasi dengan orang yang bersangkutan," papar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Samsul Romli, dilansir Tribunnews pada Kamis (17/2). "Melalui surat pernyataan, yang bersangkutan pun juga sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi."
Aksi buang sampah sembarangan tersebut sudah dikonfirmasi terlebih dahulu kebenarannya sebelum mediasi dilakukan. Wanita yang tak diungkapkan namanya itu juga telah mengakui perbuatannya.
Samsul menjelaskan bahwa masyarakat turut menjadi faktor penting dalam terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih. Oleh sebab itu, pihaknya akan memberi edukasi kepada mayarakat soal pentingnya kebersihan.
"Ke depannya kami akan lebih sering mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di laut," katanya.
Di sisi lain, warga Tanjung Pasir disebut memang kesulitan menemukan tempat pembuangan sampah terakhir. Warga setempat mengaku bahwa mobil sampah hanya melintas seminggu sekali.
"Ini miris sih, warga bingung buang kemana, mobil sampah lewat seminggu sekali," ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya. "Kalau warga buang di pinggir jalan udah pasti numpuk dan bau."
Sebelumnya, aksi emak-emak membuang sampah ke laut ini turut menjadi sorotan bagi lembaga amal internasional Karmagawa. Instansi tersebut menyoroti masalah pencemaran plastik.
(wk/Bert)