Presiden Ukraina menetapkan tanggal 16 Februari sebagai Hari Persatuan atau Unity Day. Peringatan Unity Day dilakukan untuk menunjukkan semangat keberanian melawan invasi Rusia.
- Amelia Nur Fatimah
- Kamis, 17 Februari 2022 - 19:09 WIB
WowKeren - Tanggal 16 Februari dinyatakan sebagai Unity Day atau hari persatuan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Sebelumnya, Ukraina mewaspadai akan adanya serangan dari Rusia pada Rabu (16/2). Media barat juga menyebut 16 Februari sebagai tanggal potensial untuk serangan habis-habisan Rusia ke Ukraina.
Tapi untungnya kekhawatiran itu tidak terjadi. Warga Ukraina mengibarkan bendera nasional dan memainkan lagu kebangsaan untuk menunjukkan persatuan melawan ketakutan akan invasi Rusia dalam Unity Day .
Spanduk kuning dan biru berkibar di luar sekolah, rumah sakit dan banyak toko pada hari Rabu untuk menandai Unity Day. Presiden Volodymyr Zelenskyy pun membuat Unity Day jadi hari libur baru setelah Rusia mengumpulkan pasukan di dekat perbatasan Ukraina.
Sementara Rusia juga telah membantah akan menyerang tetapi telah memperingatkan akan mengambil tindakan “teknis militer” yang tidak ditentukan jika tuntutan keamanannya tidak dipenuhi. Termasuk pembatasan pada NATO.
Perayaan Unity Day pun dilakukan dengan berbagai cara. Di jalan raya utama Kyiv, Khreshchatyk, bendera menghiasi kantor-kantor pemerintah. Tapi bagi banyak orang, mereka menjalani kegiatan seperti biasa. Meski begitu, masyarakat tetap memaknai secara dalam peringatan Unity Day sebagai wujud keberanian mereka.
“Hanya hari biasa, tetapi bendera-bendera ini ada di sini untuk suatu tujuan, untuk menunjukkan bahwa kami tidak takut pada siapa pun. Mereka tidak menakut-nakuti kami,” kata Mykola, yang mengoperasikan kedai kopi kecil.
Sebuah pengeras suara di sebuah kantor pemerintah daerah di Kyiv membunyikan lagu-lagu patriotik. Sementara saluran televisi dan YouTube pemerintah menyiarkan pidato dan pengingat yang membangkitkan semangat kebangsaan Ukraina. Dalam pidato yang disiarkan televisi, Zelenskyy mengatakan orang-orang Ukraina bersatu di sekitar keinginan bersama untuk hidup dalam kedamaian.
"Untuk hidup dalam damai, bahagia, dalam keluarga, anak-anak dengan orang tua. Tidak ada yang bisa mencintai rumah kita semampu kita. Dan hanya kita, bersama-sama, yang dapat melindungi rumah kita," pungkasnya.
Zelenskyy, yang merupakan pengguna media sosial aktif, meminta warga Ukraina untuk memposting gambar dan video bendera Ukraina dan menambahkan tagar. Di Instagram, pengguna memposting di bawah #UnityDay.
(wk/amel)