Kapal feri sepanjang 183 meter terbakar di dekat pulau Corfu. Penjaga pantai Yunani menuturkan bahwa 280 orang berhasil diselamatkan namun sayangnya dua belas orang masih hilang.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 19 Februari 2022 - 17:19 WIB
WowKeren - Insiden kebakaran yang melanda sebuah kapal feri turut menyebabkan 12 orang hilang. Kapal tersebut berlayar dari Yunani ke Italia pada Jumat (18/2) pagi yang mengangkut 241 penumpang dan 51 awak kapal.
Menurut tayangan di TV pemerintah Yunani, gumpalan asap masih mengepul dari Euroferry Olympia yang berbendera Italia. Kapal penyelamat berhasil memindahkan sebagian besar penumpang dan membawa mereka ke Pulau Corfu.
Penjaga pantai Yunani menuturkan bahwa 280 orang berhasil diselamatkan namun sayangnya dua belas orang masih hilang. Kapal feri sepanjang 183 meter (600 kaki) tersebut terbakar di dekat pulau Corfu.
Kapal feri berlayar dari Igoumenitsa, sebuah pelabuhan di Yunani Barat, menuju pelabuhan Italia Brindisi yang mana perjalanan itu biasanya memakan waktu 9 jam. Penumpang juga berasal dari lintas negara. Dua belas orang yang hilang dilaporkan berasal dari Bulgaria, Yunani, Turki dan Lithuania, kata penjaga pantai Yunani.
Menteri Perkapalan Giannis Plakiotakis mengatakan kepada televisi Skai, pada hari Sabtu (19/2) bahwa api masih menyala. "Kapal pemadam kebakaran berusaha memadamkannya," ujarnya.
Sementara itu menurut rekaman udara yang dirilis oleh penjaga pantai Yunani, terlihat deretan truk yang terbakar di dek. Grimaldi Lines, pemilik kapal tersebut mengatakan bahwa kru Yunani menyelamatkan dua orang yang berasal dari Bulgaria dan Afghanistan. Keduanya tidak ada dalam daftar resmi orang hilang.
Perusahaan juga menuturkan ada 153 kendaraan yang diangkut dalam kapal. Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran dan kapal akan segera ditarik ke tempat yang aman untuk pencarian barang bukti.
Sementara itu, Bulgaria menyatakan bahwa ada 127 warganya yang berada dalam kepal. Seorang pengemudi truk asal Yunani Giorgos Parlatzas berhasil dievakuasi dari kapal mengatakan, "Saya telah bekerja selama bertahun-tahun dan belum pernah mengalami situasi seperti ini sebelumnya."
(wk/zodi)