Menurut Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi, pedagang memutuskan untuk melakukan aksi mogok tersebut usai terus mengeluh soal harga daging sapi yang tak kunjung turun.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 24 Februari 2022 - 10:16 WIB
WowKeren - Aksi mogok produksi tiga hari para perajin tahu-tempe telah berakhir pada Rabu (23/2) kemarin. Namun kini giliran pedagang dagin sapi yang akan melakukan aksi mogok jualan selama seminggu.
Aksi mogok jualan tersebut akan dilakukan mulai Senin (28/2) hingga Jumat (4/3) pekan depan. Menurut Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi, pedagang memutuskan untuk melakukan aksi mogok tersebut usai terus mengeluh soal harga daging sapi yang tak kunjung turun.
"Pedagang ngeluh harga daging sapinya mahal. Jadinya kami sepakat untuk melakukan aksi libur dulu daripada tiap hari nombokin terus. Bukannya untung malah rugi," ungkap Asnawi kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (24/2). "Mereka sepakat melaksanakan aksi libur yang akan berlangsung hari Senin sampai Jumat pekan depan."
Adapun aksi mogok jualan ini akan dilakukan serentak oleh para pedagang daging sapi wilayah Jabodetabek. Asnawi mengaku bahwa pihaknya sudah sempat mengirimkan surat kepada pemerintah atas keluhan para pedagang daging sapi.
Menurutnya, surat berisi keluh kesah tersebut direspons positif oleh pemerintah. Namun mereka masih belum mendapatkan titik temu hingga akhirnya aksi mogok jualan terpaksa dilaksanakan.
"Proses sebelumnya secara elegan sudah kami sampaikan ke hadapan Pemerintah bahwa kondisi seperti ini. Respon Pemerintah positif cuma belum ada titik temu dari melonjaknya harga daging sapi impor ini," tukasnya. "Naik boleh lah, tapi jangan kebablasan. Disesuaikan keadaan dan kemanpuan pasar."
Di sisi lain, data dari laman infopangan.jakarta.go.id per Kamis hari ini menunjukkan bahwa harga rata-rata daging sapi murni (semur) di DKI Jakarta telah menyentuh angka Rp 129.891 per kilogram. Menurut update per Rabu (23/2), harga terendah senilai Rp 120 ribu per kilogram ada di Pasar Palmeriam, Jakarta Timur, sedangkan harga tertinggi senilai Rp 155 ribu per kilogram ada di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat.
Adapun harga daging sapi has (paha belakang) lebih tinggi, dengan rata-rata mencapai Rp 134.889 per kilogram. Harga terenda senilai Rp 120 ribu per kilogram ada di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, sedangkan harga tertinggi hingga Rp 165 ribu per kilogram ada di Pasar Tomang Barat.
(wk/Bert)