Kumpulan Sanksi Pemimpin Dunia Untuk Rusia: Bakal Pengaruhi Teknologi, Pertahanan Hingga Keuangan
AFP
Dunia

Dalam waktu hampir bersamaan, AS dan 27 negara Uni Eropa serta sekutu Barat lainnya mengumumkan putaran tindakan hukuman terhadap bank-bank Rusia dan perusahaan-perusahaan terkemuka.

WowKeren - Para pemimpin dunia ramai-ramai mengutuk keputusan Rusia untuk melancarkan operasi militer ke Ukraina. Aksi Rusia itu disebut "biadab" hingga para pemimpin dunia memutuskan untuk menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia.

"Putin memilih perang ini, dan sekarang ia dan negaranya akan menanggung akibatnya," tutur Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Dalam waktu hampir bersamaan, AS dan 27 negara Uni Eropa serta sekutu Barat lainnya mengumumkan putaran tindakan hukuman terhadap bank-bank Rusia dan perusahaan-perusahaan terkemuka. Selain itu, mereka juga memberlakukan kontrol ekspor yang bertujuan untuk menahan semikonduktor dan produk teknologi tinggi lain agar tak masuk ke industri dan militer Rusia.

Negara-negara seperti AS, Jepang, Korea Selatan dan Australia berbaris untuk mengecam Kremlin. Sejumlah negara juga mulai mengambil langkah-langkah untuk mengisolasi Moskow dengan harapan memaksanya membayar harga yang sangat tinggi sehingga mengubah arah mereka.

Untuk saat ini, Presiden Biden masih menunda penerapan beberapa sanksi paling berat, termasuk memotong Rusia dari sistem pembayaran SWIFT yang memungkinkan transfer uang dari bank ke bank di seluruh dunia. Diketahui, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menyerukan agar Rusia dikeluarkan dari SWIFT, tetapi AS telah menyatakan keprihatinannya tentang potensi kerusakan pada ekonomi Eropa.

Sementara itu, para pemimpin tinggi Uni Eropa telah menyetujui sanksi baru terhadap Rusia. Dalam pertemuan darurat pada Kamis (24/2) malam, para pemimpin blok tersebut pada prinsipnya setuju untuk menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap Rusia.


Uni Eropa akan membekukan aset Rusia di blok tersebut dan menghentikan akses banknya ke pasar keuangan Eropa. Keputusan ini digambarkan oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell sebagai "paket sanksi paling keras yang pernah kami terapkan".

Para pemimpin Uni Eropa juga mengatakan bahwa Putin "harus dan akan gagal". Presiden Rusia itu dinilai telah mencoba membawa Eropa kembali ke zaman kekaisaran dan konfrontasi.

"Kami ingin memutus industri Rusia dari teknologi yang sangat dibutuhkan saat ini untuk membangun masa depan," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga mengumumkan pembatasan keuangan dan kontrol ekspor. Inggris juga akan melarang maskapai penerbangan andalan Rusia, Aeroflot, untuk mendarat di bandara Inggris.

"Sekarang kita melihat dia apa adanya - seorang agresor berlumuran darah yang percaya pada penaklukan kekaisaran," ujar Johnson soal Putin.

Adapun Kanada memberlakukan sanksi yang akan menargetkan 58 orang dan entitas, termasuk anggota elit Rusia dan keluarga mereka, Grup paramiliter Wagner, dan bank-bank besar Rusia. Keputusan ini diumumkan usai Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menghadiri pertemuan virtual negara-negara industri G-7.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait